Nasional

Anggaran Defisit, Pemkab Klungkung Komitmen Prioritaskan Penanganan Sampah di Desa
Diterbitkan: 2 Juni 2026, 18:11

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Komitmen tinggi dan kerjasama solid menjadi motivasi Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra memberikan arahan kepada seluruh jajaran pemerintah desa untuk memaksimalkan pemanfaatan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dalam penanganan masalah sampah di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Selasa (2/5/2026).

Berdasarkan keputusan terbaru, sebanyak 42 desa pengelola Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Klungkung masing-masing menerima kucuran dana Rp200 juta. Langkah ini diambil sebagai komitmen besar Pemkab Klungkung mewujudkan desentralisasi pengelolaan sampah berbasis hulu atau dari sumbernya langsung.

Bupati Satria menegaskan dana BKK ini bukan sekadar bantuan operasional rutin, melainkan instrumen kebijakan strategis mendorong kemandirian desa. Desa didorong menjadi garda terdepan menyelesaikan persoalan sampah di wilayahnya masing-masing. ”Permasalahan sampah tidak akan selesai jika kita hanya mengandalkan teknologi dihilir. Kuncinya ada pada kesadaran kolektif dan penguatan tata kelola di tingkat desa. Dana BKK ini harus menjadi stimulus perubahan perilaku masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah,” ujarnya.

Bupati Satria menargetkan penguatan sistem di tingkat desa dapat berjalan beriringan dengan optimalisasi TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Center Karangdadi Kusamba kini tengah digenjot kapasitasnya menggunakan teknologi modern, seperti pyrolysis dan pengolahan menjadi Refuse Derived Fuel (RDF). Selain itu, Bupati memperkenalkan teknologi pirolisis. Teknologi ini merupakan metode pemusnahan sampah melalui proses dekomposisi termal tanpa oksigen, yang tidak hanya mereduksi volume sampah secara signifikan. Tetapi mengubahnya menjadi produk bernilai guna seperti arang yang dapat dimanfaatkan kembali. ”Saya berharap masyarakat semakin bersemangat memilah sampah dari rumah. Teknologi sudah ada, dukungan pemerintah siap, sekarang tinggal sinergi kita. Paling penting tingkatkan kesadaran bersama mewujudkan Klungkung bersih dan asri,” pintanya.

Baca Juga :  Peringati Hari AIDS Sedunia, Pemkab Badung Ajak Perluasan Akses Pencegahan dan Tes HIV 

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra. Menurutnya, dana BKK bisa digunakan dengan penuh rasa tanggung jawab mengelola sampah. ”Melalui pertemuan ini, kepala desa bersama-sama bersinergi dan  berkolaborasi, dan gunakan anggaran dengan rasa tanggung jawab untuk mengelola sampah dengan baik,” harapnya. (pas)

Shares: