Nasional

Angkat Kreativitas Desainer dan IKM Lokal, Ketua Dekranasda Ny. Antari Jaya Negara Sambut Fashion Road Show Dekranasda Bali
Diterbitkan: 13 Agustus 2026, 17:58 | Diperbarui: 13 Agustus 2026, 17:59

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Dekranasda Bali Fashion Road Show digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali hadir di Kota Denpasar mengusung tema ”Wastra Hitakara” berlangsung di Gedung Dharma Negara Alaya (DNA) Lumintang Denpasar, Rabu (12/8/2026).

Dekranasda BFRS menjadi ruang bagi desainer, perajin, serta pelaku IKM dan UMKM memperkenalkan karya sekaligus memperluas pasar produk lokal. Kegiatan ini disambut langsung Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyambut kehadiran Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny. Putri Koster. Turut hadir Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Organisasi Wanita Forkopimda Provinsi Bali, pimpinan OPD Provinsi Bali dan Kota Denpasar, serta undangan lainnya.

Program diinisiasi Ny. Putri Koster tersebut merupakan pengembangan dari Dekranasda Bali Fashion Week (DBFW) dan Dekranasda Bali Fashion Day (DBFD).

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster menyampaikan ketiga program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun promosi wastra Bali secara berkelanjutan. Fashion Day digelar rutin untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kain tenun tradisional Bali, Fashion Week menjadi ruang ekspresi yang melibatkan berbagai kalangan. Sementara Fashion Road Show membawa karya desainer dan produk IKM Bali lebih dekat kepada masyarakat. ”Jika sesuatu dilakukan secara kontinu dan konsisten, barulah kita mendapatkan hasil. Wastra Bali tidak hanya memberikan keindahan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujar Ny. Putri Koster.

Lebih lanjut Ny. Putri Koster mengatakan pengembangan fesyen berbasis wastra juga diharapkan mampu menggerakkan ekosistem ekonomi kreatif secara lebih luas. Ketika karya seorang desainer berkembang, manfaatnya turut dirasakan penenun, penjahit, koreografer, pemusik hingga model lokal. Dalam pelaksanaannya, peragaan busana juga dipadukan dengan musik karya seniman Bali serta menampilkan busana tradisional dari berbagai daerah untuk menjaga kekayaan adat dan budaya.

Baca Juga :  <strong>Presiden Jokowi Kunjungi Sentra Tenun Kabupaten Jembrana</strong>

Meski sejumlah desainer Bali telah mendapat kesempatan tampil di panggung internasional, Ny. Putri Koster menegaskan penguatan pasar lokal tetap menjadi prioritas. Masyarakat Bali dan Indonesia, perlu terlebih dahulu mengenal, mencintai, dan menggunakan karya desainer serta produk IKM daerahnya sendiri.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Denpasar sebagai salah satu lokasi Fashion Road Show. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempertemukan kreativitas desainer dengan masyarakat sekaligus memperkuat posisi IKM dan UMKM lokal. ”Atas nama Pemerintah Kota Denpasar dan Dekranasda Kota Denpasar, saya mengucapkan selamat datang di Dharma Negara Alaya. Gedung ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kreativitas dan tempat bersemayamnya taksu anak-anak muda serta pelaku seni kreatif Kota Denpasar,” ujar Antari Jaya Negara.

Ia mengapresiasi para desainer dan perajin yang mampu merangkai kekuatan tradisi menjadi busana modern yang tetap memiliki identitas Bali. Menurutnya, wastra Bali bukan sekadar kain, melainkan bagian dari identitas dan warisan budaya yang di dalamnya terdapat nilai, dedikasi, serta kehidupan para perajin. Karena itu, upaya melestarikan wastra tidak cukup hanya melalui peragaan busana, tetapi perlu diwujudkan dengan menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari. ”Mencintai wastra Bali adalah cara paling nyata kita menjaga warisan leluhur. Ketika kita memakai kain tradisional Bali, kita tidak hanya berbusana, tetapi juga sedang menghidupkan dapur para perajin lokal dan menjaga nyala kebudayaan kita tetap bersinar,” kata Ny. Antari Jaya Negara.

Ia mengajak masyarakat bangga menggunakan kain lokal dan membeli produk IKM/UMKM Bali sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan ekonomi kreatif. Melalui Fashion Road Show ”Wastra Hitakara”, Dekranasda diharapkan tidak hanya menghadirkan keindahan di atas panggung, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para pelaku kreatif di balik setiap karya.

Baca Juga :  Walikota Denpasar Saksikan Karya Malaspas Pratima dan Archa di Pura Penataran Agung dan Pura Dalem Penatih

Ny. Sagung Antari berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi desainer, perajin, serta pelaku IKM dan UMKM. ”Mari kita bangga memakai kain lokal, bangga membeli produk IKM/UMKM kita sendiri, dan menjadikannya bagian dari gaya hidup sehari-hari,” ajaknya.

Ia berharap kolaborasi terbangun dapat membuat wastra Bali terus hidup, berkembang, dan menjadi bagian dari industri kreatif yang mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. (pas)

Shares: