GIANYAR, FORUMKEADILANBali.com – Pantai Lebih merupakan tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk beradaptasi tentang laut. Anak-anak dapat belajar berenang sambil bermain dengan ombak.
Hal itu disampaikan Ketua Kegiatan Nippers, Wayan Derawan didampingi Made Ebiet instruktur komunitas Kegiatan Nippers sebelum melakukan kegiatan di Pantai Lebih, Minggu (12/6/2026).
“Kami memulai kegiatan ini dari tahun 2012 pesertanya dominan anak-anak Desa Lebih. Emma Larsen seorang lifeguard (penyelemat pantai) dari Sidney, Australia adalah donatur tetap. Beliau memberikan arahan langsung dengan praktik, sekali di kolam dan tiga kali di pantai,” ujarnya sembari menyebut nama kegiatan ini adalah Nippers dalam bahasa slang Aussie artinya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Derawan menjelaskan, Pantai Lebih dipilih untuk kegiatan ini karena lebih menjanjikan seperti di Patai Kuta. “Rekruitmen Nippers adalah gratis. Asalkan anak-anak mau berlatih. Jumlah peserta terus mengalami peningkatan. Di awal hanya 80 orang peserta, kini membengkak menjadi 329 peserta. Kegiatan Nippers pernah mengalami pasang surut karena terbatasnya anggaran.
Ia menuturkan kegiatan Nippers dinaungi Cronulla Surf Life Saving Club, Sidney Australia ini pernah mandeg. “Tahun 2022 Lembaga Asuransi Prudential pernah sekali membantu. Mulai 2023 Desa Pakraman Lebih membantu secara penuh hingga kini,” ujarnya sambil mengungkapkan usia peserta kegiatan Nippers dari 5-15 tahun. “Pesertanya dominan anak-anak, maka kami kombinasikan 70% bermain dan 30% teori,” jelas Made Ebiet, instruktur Nippers yang enerjik dan ramah.
Derawan mengatakan, kegiatan Nippers mengurangi kesempatan anak-anak bermain telepon genggam. Mereka senang karena didampingi orang tua dalam kegiatan ini.
Agus, salah seorang peserta kegiatan Nippers dari Desa Lebih ini mengaku suka dengan cara dan teori diberikan para instruktur. “Pokoknya mengasyikan,” katanya sambil menjelaskan baju Nippers dengan warna ungu diperoleh gratis. (dar)

