Nasional

Bupati Adi Arnawa Resmikan Jembatan Suwung Lemo
Diterbitkan: 4 Januari 2026, 20:08

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com –  Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengnghadiri upacara melaspas sekaligus meresmikan Jembatan Suwung Lemo di Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Badung bertepatan dengan Tumpek Krulut dan Purnama Kapitu, Sabtu (3/1/2026).

Keberadaan jembatan Suwung Lemo sudah diperjuangkan warga Suwung Lemo sejak 20 tahun lalu. Dengan komitmen Bupati Badung perjuangan warga telah dapat diwujudkan. Salah satu manfaat utama dari pembangunan jembatan kayu ini untuk memperlancar aktivitas adat dan budaya masyarakat, terutama dalam prosesi mengantar jenazah menuju Setra atau tempat pemakaman. Ini merupakan bukti komitmen kuat dari Bupati Badung untuk mewujudkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Suwung Lemo. “Kami tidak main-main dan kini terbukti, meskipun di tengah proses pembangunan jalan jembatan kayu ini sempat diragukan. Namun komitmen kuat dan dukungan warga Suwung Lemo, sekarang dapat terwujud,” katanya.

Adi Arnawa berharap terbangunnya jembatan menelan dana Rp3,9 miliar ini dapat memudahkan masyarakat setempat dalam beraktivitas, khususnya selama ini menjadi kendala ketika ada kematian untuk membawa ke Setra sangat berat harus melewati rawa-rawa. “Mudah-mudahan adanya jembatan ini lebih memudahkan masyarakat beraktivitas, dan kedepan dapat menjadi satu destinasi yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” jelasnya.

Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan lampu penerangan jalan guna meningkatkan keselamatan, keamanan dan keamanan masyarakat.

Adi Arnawa mengajak masyarakat Suwung Lemo tetap konsisten mendukung program pemerintah kabupaten badung, terutamanya penanganan masalah sampah berbasis sumber. Dalam hal ini Pemkab Badung telah mengoptimalkan TPS3R yang ada di desa/kelurahan, termasuk TPST di kecamatan. Selain itu, pemerintah desa dan kelurahan juga didorong untuk membangun teba modern berbasis rumah tangga. Untuk memberi edukasi dan sosialisasi penanganan sampah, pihaknya juga telah membentuk Satgas penanganan sampah di masing-masing desa/kelurahan. Dengan demikian, masyarakat akan lebih memahami proses penanganan sampah yang dimulai dari memilah sampah dan memanfaatkan sampah organik menjadi kompos. Sehingga penanganan sampah di tingkat TPS3R dan TPST menjadi berkurang. Diakhir sambutannya Bupati juga sangat setuju keinginan masyarakat Tanjung Benoa untuk mengembangkan Pulau Pudut menjadi destinasi wisata baru.

Baca Juga :  <strong>Bakti Sosial Religi, Polsek Nusa Penida Gelar Bersih-bersih di Pura Dalem Ped</strong>

Tokoh masyarakat Tanjung Benoa, Ketut Widya menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung dan Pemkab Badung telah membantu pembangunan jembatan Suwung Lemo. Keberadaan jembatan ini sudah dari dulu diidam-idamkan masyarakat Suwung Lemo. Sejak 3 Januari 2026 telah dipelaspas dan diresmikan Bupati Badung. ”Kami mendorong Pemkab Badung mengembangkan Pulau Pudut menjadi obyek pariwisata,’’ harapnya. (fkb/pas)

 

Shares: