Nasional

Bupati Adi Arnawa Tinjau Kesiapan Duta PKB Badung 2026
Diterbitkan: 17 Juni 2026, 22:57 | Diperbarui: 17 Juni 2026, 22:58

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa meninjau sesi latihan penari dan penabuh duta Kabupaten Badung persiapan tampil di Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII 2026 di dua lokasi berbeda pada Senin (15/6/2026).

Kehadiran Bupati bersama Ketua TP PKK Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menjadi suntikan motivasi bagi para seniman muda tengah bersiap menuju ajang seni budaya paling bergengsi di Bali tersebut.

Lokasi pertama ditinjau latihan Parade Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Tari dan Tabuh Rajapala di Banjar Basangkasa, Seminyak, Kuta. Di sana, peserta mematangkan tiga materi, yakni Tabuh Kreasi Pepanggulan ”Bayung Bidak”, Tari Kreasi Penyambutan ”Adnyaswari”, serta Tari Dolanan ”Jong Jang Sir”. Lokasi kedua adalah uji coba lomba Tabuh dan Tari Bapang Barong di Pura Dalem Padonan, Desa Tibubeneng, Kuta Utara.

Bupati Adi Arnawa mengapresiasi dedikasi para pembina, pelatih, dan seniman muda yang terlibat. Ia menilai kemampuan teknis dan kekompakan peserta sudah berkembang pesat. Ia menekankan pentingnya penguatan ekspresi dan penjiwaan karakter agar pertunjukan mampu menyentuh emosi penonton. ”Perlu diingat bahwa kalian tidak hanya tampil untuk diri sendiri atau kelompok, tetapi membawa nama besar Kabupaten Badung,” ujar Adi Arnawa.

Bupati Adi Arnawa mengingatkan keindahan seni tidak hanya bersumber dari suara gamelan, melainkan kesatuan utuh dengan ekspresi wajah dan penghayatan para pemainnya. Ia menyoroti aspek tata panggung, kualitas tata suara, dinamika gerak, serta kekuatan karakter, terutama untuk penari Bapang Barong yang dituntut tampil energik dan dinamis.

Selain unsur estetika artistik, faktor kesehatan dan stamina juga menjadi catatan penting Bupati demi menjaga performa puncak saat pementasan. ”Kunci utama dari penampilan seperti ini disiplin, fokus, kekompakan, dan stamina. Sebagus apapun program latihan yang dibuat, kalau saat tampil kondisi fisik tidak fit dan kesehatan terganggu, semuanya bisa buyar,” tegasnya.

Baca Juga :  Kabupaten Badung dan Kota Fujisawa Jepang Jajaki Potensi Kerjasama Tiga Sektor

Ia memastikan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Badung dalam mendukung kelestarian seni budaya sebagai pilar utama pembangunan daerah yang berbasis pariwisata budaya. Pemerintah Kabupaten Badung memiliki komitmen yang sangat kuat terhadap pelestarian seni dan budaya. ”Kita menyadari bahwa Badung adalah daerah pariwisata yang berbasis budaya,” tambahnya.

Apresiasi atas dukungan pemerintah daerah disampaikan perwakilan Sanggar Rajapala, I Ketut Widia Astika, serta Perbekel Tibubeneng I Made Kamajaya. Mereka sepakat kesempatan menjadi duta daerah merupakan kehormatan besar sekaligus ruang belajar strategis bagi generasi muda untuk mencintai seni tradisi Bali.

Turut hadir mendampingi Bupati Badung dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan Badung I Gede Sukadana, anggota DPRD Badung I Wayan Sandra dan I Gede Suraharja, jajaran Camat Kuta dan Kuta Utara, Lurah Seminyak, Perbekel Tibubeneng, serta tokoh adat setempat. (pas)

Shares: