BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Menjelang pelaksanaan Lomba Ogoh-ogoh ”Badung Caka Fest 2026”, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta meninjau kesiapan venue sehari sebelum pembukaan rangkaian lomba digelar pada 6–8 Maret 2026, di area Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Kamis (5/3/2026).
Bupati dan Wabup. Badung memastikan seluruh aspek teknis arena lomba telah siap, termasuk penataan 21 ogoh-ogoh finalis merupakan hasil seleksi dari tujuh zona di 6 kecamatan se-Kabupaten Badung.
Berdasarkan pengamatannya di lapangan, Bupati Adi Arnawa menilai fasilitas dan penataan venue tahun ini semakin representatif. Sistem penataan dan rigging penempatan ogoh-ogoh dinilai lebih rapi dan tertata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. ”Dari segi persiapan venue, tempat lomba sudah cukup representatif. Penataan ogoh-ogoh juga terlihat jauh lebih baik dari sebelumnya. Walaupun kondisi cuaca saat ini kurang bersahabat, kita berharap tidak hari ini hujan sehingga besok para Yowana dapat tampil dalam kondisi maksimal,” ujar Bupati Adi Arnawa.
Melihat semangat para yowana tengah mempersiapkan ogoh-ogohnya, Bupati Adi Arnawa bersama Wakil Bupati memberikan apresiasi berupa dana motivasi Rp5 juta kepada masing-masing seka teruna sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas generasi muda Badung.
Menurutnya partisipasi para yowana tidak hanya memiliki makna ritual dalam tradisi Bali menjelang Hari Raya Nyepi, tetapi memiliki nilai estetika, sosial, hingga potensi ekonomi yang terus berkembang. “Kami bersama Wakil Bupati hadir untuk menunjukkan komitmen dan apresiasi kepada yowana-yowana telah berpartisipasi dan terpilih dalam Badung Caka Fest 2026. Semangat kreativitas anak-anak muda Badung ini terus kita dorong karena memiliki potensi besar bagi pengembangan seni dan ekonomi kreatif daerah,” tambahnya.
Badung Caka Fest 2026 sendiri mengusung tema “Sakti Nugraha Loka”, menekankan harmoni antara kekuatan spiritual, kreativitas, serta nilai-nilai kearifan lokal. Peninjauan yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Badung menjadi momentum menunjukkan komitmen Pemerintah Daerah dalam mendukung generasi muda yang aktif berkarya melalui seni ogoh-ogoh.
Badung Caka Fest 2026 dirancang sebagai ruang ekspresi kreatif bagi generasi muda sekaligus wadah penguatan ekonomi berbasis budaya. Festival yang dipusatkan di kawasan Puspem Badung ini menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan seni, budaya, hiburan, serta aktivitas ekonomi kreatif yang melibatkan komunitas lokal dan pelaku UMKM.
Bupati Adi Arnawa mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Badung menargetkan festival ini mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, memperkuat pelestarian budaya lokal, sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata di wilayah Badung dan Bali.
Sebelumnya, Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung telah melaksanakan penilaian awal terhadap 597 ogoh-ogoh terbagi dalam tujuh zona dari enam Kecamatan selama lima hari, yakni pada 18–22 Februari 2026. Dari proses seleksi tersebut, 21 ogoh-ogoh terbaik berhasil melaju ke babak final.
Panitia menyiapkan total hadiah cukup besar bagi para pemenang. Juara I akan memperoleh hadiah Rp50 juta disertai piala dan piagam penghargaan. Selain itu, terdapat 15 nominasi terbaik masing-masing akan menerima penghargaan sebesar Rp10 juta beserta piagam.
Dengan persiapan semakin matang serta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah, Badung Caka Fest 2026 diharapkan Bupati dan Wakil Bupati Badung tidak sekedar menjadi kompetisi seni ogoh-ogoh, tetapi menjadi momentum strategis memperkuat identitas budaya lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, serta mempertegas peran generasi muda dalam pembangunan daerah. (pas)

