Target Pembangunan Optimal dan Berkelanjutan
BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta memimpin monitoring dan evaluasi (monev), Senin (24/11/2025) melihat langsung perkembangan serta hasil dari proyek strategis Pemerintah Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2025.
Kegiatan dimulai pukul 08.30 Wita memastikan seluruh proyek berjalan efektif, tepat waktu, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Bangli.
Monitoring dan eveluasi ini dilaksanakan melibatkan jajaran pejabat teras Pemkab Bangli, termasuk Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Ketua DPRD Ketut Suastika, Sekda Kabupaten Bangli, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Bangli serta tim pelaksana proyek.
Fokus utama dalam kegiatan ini pengecekan langsung di lapangan terhadap sembilan lokasi proyek strategis menjadi agenda prioritas Pemkab Bangli tahun ini. Pengecekan ini meliputi pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara komprehensif terhadap perkembangan proyek. Kesembilan proyek strategis yang dievaluasi, yakni rekonstruksi jalan di Desa Demulih-Sala dan jalan lingkar Ekowisata Bukit Demulih. Disusul rekonstruksi jalan dan bangunan pelengkap ruas Jl. Selati-Tanggahan Talangjiwa, Dusun Demulih, penataan dan pembangunan Bangli Sport Center tahap II, pembangunan Balai Kambang Kota Bangli, pengembang sarana layanan unggulan Kanker, Jantung, Stroke, Urologi (KJSU) RSUD Bangli, pembangunan Gedung Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Bangli, rekonstruki jalan dan bangunan pelengkap Jalan Ruas Penglipuran Tirta Dedari, Kelurahan Kubu, Bangli, rekontruksi ruas Jalan Bonyoh, Bonyoh- Abuan dan Katung Setra, Kecamatan Kintamani, dan rekontruksi Jalan Undisan Kaja-Sekaan, Bengang-Pura Dalem, Yangapi-Penaga Landih, dan Jalan Kubusuih-Manikaji, Kecamatan Tembuku.
Bupati Sedana Arta menekankan kegiatan monitoring dan evaluasi ini merupakan instrumen krusial memastikan pembangunan berjalan efisien, transparan, dan akuntabel. ”Kita sudah minta sama rekanan menggenjot pekerjaan dengan menambah alat berat. Empat sampai lima alat berat kita minta diturunkan,” katanya, merujuk pada penataan sport center.
“Kita minta pada rekanan bekerja di Balai Kambang tetap melestarikan pohon yang ada di sekitar. Mengingat pohon di sana ada tanaman langka warisan mantan Bupati Pak Arnawa,” ucapnya.
Terkait RSUD Bangli, Bupati Sedana Arta menyampaikan sesuai penjelasan Direktur RSUD, pembangunan tahun ini menggunakan sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik kesehatan. Sementara tahun depan akan dilanjutkan dengan bantuan, peralatan seperti CT scan dan alat jantung, baik dewasa maupun anak. ”Ke depan kita akan menjadikan RSUD Bangli sebagai unggulan rumah sakit jantung terpadu dan kemoterapi. Ada tiga poli jantung yang akan dibangun di RSUD Bangli,” jelasnya.
Ia berharap penguatan tata kelola dan pengawasan menjadi kunci utama agar seluruh proyek dapat diselesaikan sesuai target waktu dan spesifikasi yang ditetapkan. Denga demikian, manfaatnya dapat segera dirasakan maksimal masyarakat. (fkb/sum)

