Nasional

Dibuka Sekda Eddy Mulya, Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Hotel dan Restoran Diikuti 170 Peserta
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 17:58

DENPASAR, FORUMKERADILANBali.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata Kota Denpasar terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata melalui sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja hotel dan restoran diikuti 170 peserta dilaksanakan di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional, Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP PARBI, Denpasar pada 10-11 Maret 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis meningkatkan profesionalisme serta daya saing SDM pariwisata di Kota Denpasar. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mewakili Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Rabu (11/3).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar IGA Ngurah Raini, Direktur Utama LSP Pariwisata Bali Internasional, Dr. Made Sudjana, para asesor kompetensi, serta perwakilan PHRI Kota Denpasar.

 

Dalam sambutan Walikota Denpasar dibacakan Sekda Eddy Mulya menyampaikan sektor pariwisata merupakan salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Karena kualitas SDM menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing pariwisata daerah. ”Melalui kegiatan ini diharapkan tenaga kerja hotel dan restoran di Kota Denpasar memiliki kompetensi yang teruji sehingga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas serta meningkatkan daya saing pariwisata daerah,” harapnya.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen terus meningkatkan kualitas SDM pariwisata melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi. Ke depan, kegiatan serupa akan terus diperluas agar semakin banyak tenaga kerja yang memiliki sertifikasi kompetensi. “Ke depan kegiatan ini akan terus ditingkatkan semakin masif, sehingga persentase tenaga kerja yang memenuhi standar kompetensi minimal dapat terus bertambah. Harapannya, seluruh tenaga kerja di Kota Denpasar merupakan SDM yang kompeten dan profesional,” ujar Eddy Mulya.

Baca Juga :  Raih Prevalensi Stunting Terendah Nasional, Provinsi Bali Menjadi Lokus Studi Banding Pemprov Sumbar

Menurutnya, sertifikasi kompetensi merupakan langkah penting untuk memastikan para profesional di industri pariwisata memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan standar nasional maupun internasional. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kemampuan individu. Tetapi meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif I Gusti Ngurah Gede Suyasa, menjelaskan sertifikat kompetensi di bidang pariwisata merupakan bukti tertulis yang menyatakan bahwa seseorang telah menguasai kompetensi kerja tertentu sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), standar internasional, maupun standar khusus yang berlaku. ”Melalui sertifikasi ini diharapkan para tenaga kerja pariwisata memiliki pengakuan kompetensi yang jelas, mampu meningkatkan profesionalisme, sekaligus memperluas peluang karier di sektor pariwisata,” jelasnya.

Ia menambahkan kegiatan ini diikuti 170 pekerja pariwisata yang bekerja di hotel dan restoran di Kota Denpasar. Pelaksanaan kegiatan bekerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Denpasar, peserta berasal dari hotel dan restoran anggota PHRI yang sebelumnya melakukan pendaftaran secara daring dan kemudian melalui proses verifikasi administrasi oleh LSP PARBI.

Peserta uji kompetensi terdiri dari beberapa okupasi, yakni Commis Pastry 11 orang, Room Attendant 60 orang, Receptionist 19 orang, Waiter 41 orang, Bartender 13 orang, Demi Chef 18 orang, serta Bellboy 8 orang, dengan total keseluruhan 170 peserta. Pembiayaan kegiatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Denpasar Tahun Anggaran 2026.

Sementara itu, Direktur Utama LSP Pariwisata Bali Internasional, Dr. Made Sudjana menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar telah mempercayakan lembaganya untuk melaksanakan uji kompetensi bagi tenaga kerja sektor pariwisata. ”Sertifikat yang diujikan telah menggunakan standar dengan pengakuan ASEAN. Artinya, sertifikat yang diterbitkan melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) ini berlaku dan diakui di negara-negara ASEAN,” jelasnya. (pas)

Baca Juga :  Karya Pemahayu Jagat di Pantai Geger, Sekda Badung Apresiasi Masyarakat Ikut Sukseskan KTT G20
Shares: