Pendidikan

Dorong Kompetensi Guru Bahasa Inggris, PKM Unmas Denpasar Gelar Pelatihan
Diterbitkan: 12 Juni 2026, 18:26

 

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com -Keberadaan tehnologi informasi tidak bisa dilepaskan dari kehidupan guru di sekolah. Saat ini tehnologi informasi tidak hanya sekadar piranti mampu mengakselerasi proses pembelajaran di kelas, namun menjadi piranti memperlancar proses penilaian atau assessment agar berlangsung komprehensif, transparan dan akuntabel.

Hal ini melatarbelakangi Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar menggelar pelatihan bagi guru-guru Bahasa Inggris di wilayah Kecamatan Sukawati dan Blahbatuh, Gianyar. ”Menggunakan tehnologi proses penilaian tidak saja bisa dilakukan dengan lebih cepat dan akurat. Namun saat bersamaan guru juga mampu memberikan umpan balik yang tepat dan efektif,” tegas Prof. Dr. Ida Ayu Made Sri Widiatuti, S.Pd., M.Pd., M.Hum., narasumber utama dalam pelatihan dipusatkan di kampus Unmas Jalan Kamboja Denpasar saat dihubungi Jumat (12/6/2026).

Prof. Widiastuti mengemukakan pemanfaatan digital assessment memungkinkan guru memperoleh data hasil belajar peserta didik lebih cepat dan akurat. Selain itu, berbagai platform digital dapat membantu guru memberikan umpan balik lebih efektif, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran bahasa. ”Digital asesmen memberikan banyak peluang bagi guru merancang penilaian lebih autentik, interaktif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat, proses evaluasi pembelajaran dapat menjadi lebih bermakna dan mendukung pengembangan kompetensi siswa secara menyeluruh,” paparnya.

Ketua tim PkM Dr. Anak Agung Putri Maharani, S.Pd., M.Pd., menyampaikan kegiatan ini bagian dari kontribusi Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas guru. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan para guru dapat mengimplementasikan berbagai strategi dan teknologi asesmen digital yang telah dipelajari sehingga mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran bahasa di sekolah.

Baca Juga :  Akhir 2026, Seluruh Siswa SD di Bangli Gunakan Metode Gasing

Kegiatan pelatihan ini menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Ke depan, Prodi Magister Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unmas Denpasar berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan profesionalisme guru.

Materi pelatihan dilaksanakan melalui kerjasama dengan Mahasiswa S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unmas, diantaranya mengenai konsep dasar digital assessment, prinsip-prinsip penyusunan instrumen penilaian digital, serta berbagai contoh penerapan platform asesmen yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa. Selain penyampaian materi, peserta juga diajak untuk melakukan praktik langsung dalam merancang dan mengimplementasikan instrumen asesmen digital sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas masing-masing.

Para guru peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif yang terjadi antara narasumber dan peserta menunjukkan tingginya minat guru untuk mengembangkan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai bagian dari inovasi pembelajaran. Berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam pelaksanaan asesmen di era digital turut menjadi bahan diskusi yang konstruktif selama pelatihan.

Kegiatan pelatihan diikuti guru Bahasa Inggris dari SMPN 1 Blahbatuh, SMPN 2 Blahbatuh, SMPN Hindu 2 Sukawati, SMPN 4 Sukawati dan berlangsung hingga 31 Agustus 2026. (jel)

Shares: