DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Gelaran Denpasar Festival ke-18 “Mulat Sarira Hening Jiwa, Eling Rasa telah berakhir pada 30 Desember 2025. Pelaksanaan selama 4 hari total transaksi pada festival ikonik tahunan Kota Denpasar tersebut menyentuh angka hingga Rp 6.253.206.377 atau Rp6,2 miliar lebih.
Angka tersebut berasal dari 6 kategori tenant yang ada di acara tersebut, yakni tenant kategori fashion, kriya, agro, kuliner dan kopi, tenant food truck, tenant Hipmi Kota Denpasar, tenant WMD, dan juga tenant disability.
Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa saat dijumpai Minggu (27/12) mengatakan pelaksanaan Denfest tahun ini berjalan lancar. Lacarnya ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak dalam mensukseskan pelaksanaan kegiatan ini. “Astungkara Denfest tahun ini berjalan lancar sesuai harapan dan ramai pengunjung. Karena cuaca sangat mendukung dan luar biasa,” ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat, antara lain masyarakat Kota Denpasar, pelaku UMKM, kuliner, musisi dan artis pendukung, petugas kebersihan, unsur TNI/Polri, dan jajaran Pemerintah Kota Denpasar. “Izinkan kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh pihak telah mendukung kegiatan ini dengan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam. Kami menyadari pelaksanaan Denfest ke-18 tahun ini masih memerlukan evaluasi dan perbaikan, sehingga pelaksanaan tahun depan akan berjalan lebih baik lagi,” katanya.
Jaya Negara menyampaikan terima kasih kepada 18 komunitas lingkungan beserta para relawan yang terdiri dari siswa-siswi sekolah hingga mahasiswa perguruan tinggi dengan sukarela melibatkan diri mengedukasi dan bergerak langsung dalam proses pengelolaan sampah di area Denfest ke-18.
Seperti diketahui, pelaksanaan Denfest ke-18 mengusung semangat Zero Waste, dihadirkan sebuah inovasi baru bernama Waste Department, yaitu unit pengelolaan sampah terpadu.
Selama pelaksanaan Denfest, kata Jaya Negara, pihak Waste Management menyediakan 12 waste station telah berhasil memilah sampah menjadi sampah organik, sampah saur ulang dan sampah residu. Total keseluruhan sampah yang berhasil diolah di area Denfest sebanyak 10.694 ton. “Ini menjadi titik awal perubahan dalam mengawal produksi sampah selama gelaran Denfest agar pengelolaannya terstruktur dan selesai di hulu,” ucap Jaya Negara.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Denpasar Ni Luh Putu Riyastiti mengungkapkan selain mencatat angka transaksi, pihaknya juga mencatat angka pengunjung yang datang selama pelaksanaan kegiatan mencapai lebih dari 75 ribu orang. Jumlah ini mengalami kenaikan dari tahun 2024 mencapai angka 62 ribu orang. “Kita bersyukur cuaca mendukung, selama Denfest antusiasme masyarakat cukup tinggi. Tercatat total pengunjung mencapai dari 75 ribu lebih selama empat hari,” jelasnya.
Riyastiti mengharapkan melalui pelaksanaan Denfest tahun ini seluruh pelaku UMKM, pelaku seni, dan perajin memiliki peluang promosi sehingga dapat bergerak secara mandiri dan dikenal oleh masyarakat. “Semoga Denfest menjadi wahana promosi serta memperkenalkan UMKM dan perajin Kota Denpasar terus bertumbuh dan berdaya saing,” paparnya. (pas)

