Ekonomi

FK Pupas Kota Denpasar Gelar Pelatihan Sanggul dan Tata Rias
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 18:23

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menggelar pelatihan sanggul dan tata rias  (make up) bekerja sama dengan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali bekerja sama dengan Forum Pupas Provinsi Bali, di Kantor Desa Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur, Rabu (11/3/2026).

Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menyampaikan terima kasih kepada Forum Puspa Provinsi Bali mempercayakan Kota Denpasar sebagai lokus pelaksanaan pelatihan sanggul dan tata rias. Menurutnya, kolaborasi seperti ini sangat berharga karena melalui sinergi berbagai pihak dapat bersama-sama mendorong pemberdayaan perempuan di masyarakat. ”Kami sangat bersyukur karena kali kedua kegiatan pelatihan dilaksanakan di Kota Denpasar. Bulan lalu kegiatan serupa dilaksanakan di Kelurahan Sanur, dan kembali dapat dilanjutkan di Desa Penatih Dangin Puri,” ujarnya.

Ia mengungkapkan pelatihan di Desa Penatih Dangin Puri dipilih karena melihat potensi serta semangat masyarakat, khususnya kaum perempuan terus belajar dan mengembangkan keterampilan. Diharapkan melalui kegiatan ini peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, namun mampu membuka peluang meningkatkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan keluarga. ”Kami harapkan peserta dapat memanfaatkan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan keterampilan sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Perlindungan Hak Perempuan pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali, Ni Nyoman Cahaya Wati mengatakan pelatihan ini bentuk kolaborasi dan sinergi pemberdayaan perempuan, khususnya bagi perempuan tergolong rentan dari sisi ekonomi.

Menurutnya, kegiatan ini memberikan keterampilan agar perempuan dapat berpartisipasi aktif serta memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat. ”Tahun 2026 ini, kegiatan di Kota Denpasar sudah dilaksanakan dua kali. Bulan lalu di Kelurahan Sanur diikuti 20 peserta, dan sekarang diikuti 20 peserta di Desa Penatih Dangin Puri. Secara keseluruhan, target peserta dari kegiatan ini 40 orang di masing masing kabupaten/kota,” jelasnya.

Baca Juga :  Bank Indonesia Bali Apresiasi Pemkab Buleleng Implementasi KKI di Seluruh Perangkat Daerah

Ia berharap melalui pelatihan ini keterampilan yang diberikan benar-benar dapat diaplikasikan peserta sebagai bentuk pemberdayaan perempuan. Terlebih dalam kehidupan sosial dan adat di Bali, kemampuan menata sanggul dan tata rias juga memiliki peran penting dalam berbagai kegiatan masyarakat.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, Forum Puspas, dan masyarakat semakin banyak perempuan memiliki keterampilan serta mampu meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Salah satu peserta Gusti Putu Ayu Shintya Aryadewi mengucapkan terima kasih pelatihan dilaksanakan FK Puspa Kota Denpasar berkolaborasi dengan FK Puspa Provinsi Bali. Menurutnya, kegiatan ini sangat berguna mengingat kegiatan adat di Kota Denpasar banyak. “Saya mengikuti pelatihan ini bisa pakai sanggul dan make up sendiri dan tidak perlu mengeluarkan biaya  lagi,” ujarnya. (pas)

Shares: