DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dikumpulkan Gubernur Bali Wayan Koster di Gedung Ksirarnawa, Art Center Bali, Kamis (26/3/2026).
Gubernur Koster memberikan arahan langsung kepada ASN terkait percepatan pelaksanaan program pembangunan daerah berlandaskan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru tahun 2026. Ratusan ASN lainnya mengikuti kegiatan dalam jaringan (daring) zoom meeting.
Gubernur Bali dua periode ini meminta semua ASN bersatu menjalankan visi ini. Dokumen Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang telah dibagi diminta dibaca, meresapi dan menjalankannya dengan serius demi rakyat Bali. “Dibaca, dipelajari, dihayati dan dijalankan. Dokumen panduan ini sudah dibagi tahun lalu saat pertemuan di Pura Samuan Tiga Gianyar,” kata Koster.
Menurut Koster, dokumen ini harus dijalankan semua perangkat daerah pada semua tingkatkan. Semua pegawai harus paham secara detail. Pada momen ini Ia meminta ribuan ASN yang hadir mengangkat dan menunjukkan dokumen hardcopynya. “Kalau sudah setahun ini pegang harusnya sudah masuk di kepala. Di rasa lahir dan batin. Dipahami kognitif, dirasakan secara afektif, dan dijalankan secara psikomotorik. Dokumen ini sudah lengkap secara niskala sekala,” tegas Koster.
Menurut Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng ini, semua ASN di struktur dan puluhan ribu pegawai jangan setengah-setengah memahami visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. “Harus utuh dipahami. Meskipun di Dinas Pertanian, tak hanya pahami sektor itu. Keseluruhan isi dokumen harus dan jalankan,” ujarnya.
Koster menyatakan dokumen ini menjadi pegangan dijalankan sama-sama multi sektor atau berkomunikasi dengan pihak eksternal. ”Bukan hanya Biro Humas saja yang komunikasi ke keluar, semua harus bisa menjelaskan tentang Nangun sat Kerthi Loka Bali, sehingga kita menjadi tim secara keseluruhan,” katanya.
Koster meminta jika semua bergerak bersama dengan sigap pemahaman penuh maka seluruh masyarakat Bali bisa dijangkau dengan pengetahuan tentang kebijakan program arah pembangunan Bali. Masyarakat tahu apa yang akan, sedang dan dijalankan Pemprov Bali. “Masyarakat tahu mau dibawa kemana Bali ini sesuai visi ini ke arah baik. Ini harus dijelaskan,” ucapnya.
Koster menjelaskan konsep ini isinya untuk Bali kedepan mulai dari menjaga alam, manusia dan budaya dengan berbagai unsur di dalamnya. Bahkan sudah dituangkan dalam haluan pembangunan Bali 100 tahun yang diatur Perda Nomor 4 Tahun 2023.
Periode lima tahun, lanjut Koster, merupakan lima tahun pertama pelaksanaan Haluan Pembangunan 100 tahun. Jadi keberhasilan lima tahun ini akan menentukan 100 tahan kedepan. Lima tahun ini harus berjuang keras menciptakan fondasi kuat 100 tahun kedepan. “Kita bukan sekadar membangun, tapi kita sedang membangun dengan penuh nilai-nilai masyarakat Bali. Kita membangun peradaban Bali untuk generasi mendatang,” papar Koster.
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta, perangkat daerah eselon II, III dan pegawai, tim percepatan pembangunan Bali, dan sejumlah pihak lainnya. (fkb/pas)

