JAKARTA, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Umum Forum GenRe Indonesia, I Putu Arya Aditia Utama mendorong terwujudnya kolaborasi lintas generasi antara Forum Genre se-Indonesia Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memaksimalkan pencegahan stunting di Indonesia.
Menurutnya, kolaborasi ini langkah strategis perlu segera diperkuat, mengingat stunting bukan hanya persoalan gizi semata, melainkan ancaman struktural terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia harus dijawab secara kolektif dan lintas generasi. ”Pencegahan stunting tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan sinergi nyata antara berbagai elemen termasuk antara Tim Pendamping Keluarga selama ini bekerja di garis terdepan dengan Genrengers yang punya kapasitas edukasi di kalangan remaja,” ujar Arya.
Ia menyampaikan, Tim Pendamping Keluarga selama ini telah menjalankan peran vital dalam upaya penurunan prevalensi stunting. Salah satunya melalui pengantaran Makanan Bergizi untuk Baduta dan Balita (MBG B3) kepada keluarga-keluarga yang membutuhkan. Upaya ini intervensi langsung sangat signifikan dalam memastikan pemenuhan gizi pada kelompok paling rentan.
Hadirnya kolaborasi bersama Forum GenRe Indonesia, kata Arya, akan diperkuat dari hulu melalui edukasi menyasar remaja sebagai calon orang tua masa depan. Kolaborasi ini memastikan bahwa intervensi gizi tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.
Dua Juta Fasilitator Remaja Siap Bergerak
Forum GenRe Indonesia bukan pendatang baru dalam isu pencegahan stunting. Sejak tahun 2021, kader-kader GenRe yang akrab disapa Genrengers telah dilatih secara sistematis menjadi fasilitator dan edukator pemenuhan gizi bagi remaja Indonesia. Hingga saat ini, Forum GenRe Indonesia telah melahirkan lebih dari 2 juta fasilitator remaja di seluruh Indonesia yang siap mengedukasi sesama remaja tentang pentingnya pemenuhan gizi dalam pencegahan stunting.
Kapasitas ini adalah aset nasional yang sangat besar dan kolaborasi dengan Tim Pendamping Keluarga akan mengoptimalkan potensi tersebut untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas dan lebih dalam.
Kolaborasi lintas generasi ini mendapat dukungan penuh dari Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI, Wihaji. Dukungan ini menegaskan generasi muda bukan hanya objek dari program pembangunan, mereka subjek aktif harus mendapatkan ruang untuk berperan secara partisipatif dalam memajukan masa depan bangsa. (fkb)

