DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) Achmad Fadil Nasution melantik sekaligus meminta pengurus POBSI Bali bekerja keras mempertahankan prestasi yang sudah dicapai Bali sebelumnya saat PON XXII/2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Permintaan Achmad Fadil tersebut disampaikan disela-sela melantik Pengprov POBSI Bali masa bhakti 2026-2030 di Aula Melati Kantor UPTD BKP SDM Provinsi Bali, Kamis (16/7/2026).
Fadil Achmad berharap pengurus yang baru dikukuhkan menjaga soliditas organisasi, dan mempertahankan prestasi atlet karena persaingan antarprovinsi saat ini sudah semakin ketat di tingkat nasional. ”Ini tanggung jawab besar karena prestasi Bali di PON 2024 di Sumut-Aceh merebut 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu. Ini tantangan berat untuk mempertahankan. Mohon doa agar nomor PON bisa jadi 30 nomor sehingga terbuka peluang semua daerah meraih prestasi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) KONI Bali, Ir. I Ketut Jagra Sunu memberikan apresiasi atas kerja keras pengurus biliar selama ini dalam mengawal perjuangan atlet di berbagai event. Banyak tantangan ke depan harus dihadapi POBSI Bali demi membela nama Bali di kancah nasional. ”Ini tantangan tersendiri, apalagi POBSI Bali itu memiliki prestasi baik di PON, apalagi meraih posisi 4 besar nasional. Jadi harapan kami setidaknya dapat mempertahankan,” tegasnya.
Mantan Ketua Umum KONI Bali, I Ketut Suwandi dan I Gusti Ngurah Oka Darmawan juga memberikan apresiasi sama. Menurut Suwandi dan Oka Darmawan, keberhasilan pembinaan dan prestasi cabang olahraga sangat ditentukan soliditas pengurus, atlet, pelatih dan semua komponen. ”Saya melihat ada suatu progress yang signifikan. Yang penting sekarang ada kekompakan tim bekerja semaksimal mungkin,” ujar Suwandi.
”Saya yakin semua punya peluang, yang penting berlatih, berlatih, berlatih,” imbuh Oka Darmawan.
Sementara Ketua Umum Pengprov POBSI Bali, dr. Putu Laksmi Anggari Putri Duarsa, Sp.KK mengaku siap bekerja keras memimpin organisasi biliar di periode keduanya. Pembibitan atlet menjadi hal krusial yang harus terus dilakukan melalui berbagai event/kejuaraan. ”Program prioritas kami membuat regenerasi agar ada yang menggantikan atlet-atlet senior kalau atlet senior kita sudah pensiun. Saya harapkan para atlet banyak berlatih dan tetap konsentrasi, meski sudah jadi juara, harus tetap berlatih terus menerus agar lebih hebat,” harapnya. (fkb/*)

