Nasional

Malam Inagurasi Bulan Bung Karno VIII 2026, Sekda Denpasar Harapkan Jadi Momentum Nyalakan Semangat Nasionalisme Generasi Muda
Diterbitkan: 1 Juli 2026, 18:19

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya didampingi Ny.Suwandewi Eddy Mulya menghadiri Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII 2026 di Gedung Taksu, Dharma Negara Alaya Denpasar, Selasa (30/6/2026).

Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII mengambil Tema “Menyalakan Semangat Tri Sakti Bung Karno dalam Jiwa Generasi Muda”. Hadir Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar Made Oka Cahyadi Wiguna, Panglingsir Puri Agung Kesiman A.A. Ngurah Kusuma Wardhana, jajaran Forkopimda Kota Denpasar, Kepala Badan Kesbangpol Kota Denpasar A.A. Ngurah Gede Darma Putra Atmadja, perwakilan OPD Pemkot Denpasar serta undangan terkait lainnya.

Rangkaian malam Inagurasi diawali tari pembukaan “Mada Jayantara” diikuti penyerahan penghargaan kepada 24 orang pemenang lomba, diantaranya lomba membaca puisi, lomba pidato, lomba pasar desa serta penghargaan kepada Kurator Denpasar Fashion Street (DFS) dan penghargaan kepada Desainer Denpasar Fashion Street (DFS).

Dilanjutkan penampilan juara 1 lomba membaca puisi Bulan Bung Karno tingkat Kota Denpasar dan penampilan juara 1 lomba pidato Bulan Bung Karno tingkat Kota Denpasar, dan pentas inagurasi berjudul “Swarnadwipa Nusantara”.

Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengatakan Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII 2026 bagian dari Peringatan Bulan Bung Karno 2026 secara keseluruhan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum menghidupkan semangat perjuangan, nasionalisme, dan nilai-nilai kebangsaan yang telah diwariskan Proklamator Bangsa, Ir. Soekarno. “Malam Inagurasi Bulan Bung Karno Kota Denpasar VIII 2026 ini, kita diajak menjadikan ajaran Bung Karno sebagai sumber inspirasi dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, arus globalisasi, dan dinamika kehidupan masyarakat, semangat gotong royong, persatuan, kemandirian, serta keberanian untuk terus berinovasi harus senantiasa menjadi landasan dalam membangun daerah,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Konsolidasi, PDIP Bali Target Sapu Bersih Kemenangan di Pilkada

Sebagai Kota Budaya berlandaskan semangat Vasudhaiva Kutumbakam (kita semua bersaudara), kata Eddy Mulya, seluruh elemen di Kota Denpasar memiliki tanggung jawab terus menjaga harmoni, melestarikan budaya, memperkuat toleransi, serta mendorong pembangunan yang berpihak kepada kesejahteraan masyarakat. Nilai-nilai ini sejalan dengan cita-cita Bung Karno, yakni mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Eddy Mulya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Denpasar menjadikan Bulan Bung Karno sebagai ruang aktualisasi ide, kreativitas, dan karya nyata. Warisan terbesar Bung Karno bukan hanya kemerdekaan yang kita nikmati hari ini, tetapi semangat terus berkarya, mencintai tanah air, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan bangsa. “Mari kita jadikan Inagurasi Bulan Bung Karno VIII 2026 sebagai awal penguatan komitmen bersama dalam membangun Kota Denpasar yang maju, inklusif, berbudaya, dan berkelanjutan. Dengan semangat persatuan dan gotong royong, kita optimistis mampu menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Eddy Mulya. (pas)

Shares: