Nasional

MoU Kerjasama Bali-Nusra, Gubernur Koster Harap Jadi Skema Pengembangan Ekonomi Regional Kemajuan Bersama
Diterbitkan: 26 November 2025, 23:51

MATARAM, FORUMKEADILANBali.com –Gubernur Bali, Wayan Koster bersama dengan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama tiga Provinsi di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Selasa (25/11/2025).

Penandatanganan MoU tersebut merupakan tindak lanjut dari kerjasama regional Bali-Nusa Tenggara (KR-BNN) yang sebelumnya digelar di Bali pada 3 November 2025. Dalam kesepakatan tersebut terdapat sedikitnya 10 poin pembahasan. Namun dari sejumlah poin itu tahap awal ini ada tiga bidang menjadi fokus kerjasama seperti pariwisata, transportasi dan energi terbarukan.

Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan kerjasama akan dilakukan pada sektor perdagangan serta ekspor komoditi menjadi produktivitas utama dari ketiga provinsi tersebut. Kerjasama Regional Bali-Nusa Tenggara (KR-BNN) akan melibatkan Danantara, para pengusaha investasi dan stakeholder lainnya. ”Bali, NTB dan NTT memiliki riwayat historis sangat baik. Kami bertiga dulunya masuk ke dalam Sunda Kecil. Sekarang sudah berdiri dengan undang-undangnya sendiri namun hubungan historis ini tetap kami jaga dengan mengembangkan kerjasama kedepan,” ujar Koster.

Ia berharap kerjasama lintas regional ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat memberikan keuntungan bagi ketiga Provinsi beserta dengan stakeholder di bawahnya serta masyarakat. ”Saya kira akan menjadi skema pengembangan ekonomi wilayah yang sangat baik bagi tiga provinsi ini. Mudah-mudahan ini berjalan dengan sukses dan lancar kedepannya untuk kemajuan bersama di tiga provinsi,” imbuh Gubernur Bali asal PDI Perjuangan tersebut.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal berharap kerjasama ini sudah dapat direalisasikan tahun 2026 mendatang. Ada beberapa kesamaan yang ingin dikembangkan antara Bali, NTB dan NTT seperti ekonomi hijau dalam rangka menjaga lingkungan serta pengembangan ekonomi biru (blue economy).

Baca Juga :  Perkuat Sinergi Pemerintah dan Adat, Bupati Dorong Pembangunan Badung Berkelanjutan

Sementara Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) akan dilakukan di Labuan Bajo dan akan mengundang seluruh bagian dari tiga Gubernur, termasuk Danantara dan perusahaan-perusahaan di bawahnya. ”Kita akan mengundang Bupati dan Walikota untuk hadir. Kerjasama tiga provinsi ini adalah payung besarnya namun nanti detailnya akan bekerja sama antar Bupati dan Walikota,” ungkapnya.

Emanuel Melkiades menambahkan, PKS mendatang akan turut mengundang stakeholder dan para pengusaha di bawah Danantara untuk dapat mengembangkan peluang-peluang investasi dan kerjasama antar tiga Provinsi tersebut. (fkb/pas)

Shares: