DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar yang juga Ketua Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menjadi pembicara pada hari kedua Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP PGRI 2 Denpasar, Selasa (14/7/2026).
Dalam paparannya dihadapan 300 lebih siswa baru di sekolah itu, Sekda Eddy Mulya menekankan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan sejak awal siswa masuk. Ia mengajak seluruh siswa baru saling menghargai perbedaan, menjaga toleransi, serta berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan kekerasan di lingkungan sekolah. “Adik-adik semua, budaya sekolah aman dan nyaman bukan sekadar program, melainkan komitmen kita menciptakan rasa aman dan nyaman di sekolah. Selain tempat belajar, sekolah adalah rumah kedua bagi kalian untuk tumbuh, berkreasi, dan mengembangkan potensi tanpa rasa takut terhadap kekerasan, intimidasi, maupun diskriminasi,” katanya.
Eddy Mulya meminta kepada seluruh guru dan perangkat sekolah, menciptakan lingkungan belajar positif akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pembelajaran sekaligus pembentukan karakter peserta didik. “Kami mengajak seluruh kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan orang tua bersama-sama membangun budaya saling menghormati, saling peduli, serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat. Pendidikan karakter hanya dapat tumbuh dalam suasana yang aman dan nyaman,” katanya.
Kepala SMP PGRI 2 Denpasar, Ayu Sri Wahyuni menyambut baik kehadiran Sekda Eddy Mulya pada MPLS. Materi yang disampaikan sangat relevan membentuk karakter siswa sejak awal tahun ajaran baru. ”Kami mengapresiasi kehadiran Bapak Sekda. Ini menjadi penyemangat bagi guru dan siswa untuk bersama-sama mewujudkan budaya sekolah yang aman. Kedepan kami akan bentuk tim khusus dan pasang kotak pengaduan agar siswa berani melapor,” ucapnya. (pas)

