Nasional

Pasca Abrasi, Pemkab Badung Tata Pasir Pantai Kuta
Diterbitkan: 14 Januari 2026, 16:54

BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Badung di bawah kepemimpinan Bupati I Wayan Adi Arnawa bergerak cepat menyikapi kondisi Pantai Kuta compang camping akibat abrasi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Badung, langkah penataan pasir mulai dilakukan sejak Selasa (13/1/2026).

Sebagaimana diketahui, Bupati Adi Arnawa memberikan atensi serius terhadap perkembangan Pantai Kuta. Apalagi Kuta dinilai memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisata dunia. Langkah ini dilakukan untuk menjaga lebar pantai, mencegah abrasi, serta mempertahankan daya dukung kawasan pariwisata Kuta. Sehingga tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kalau kita bicara Kuta, salah satu yang paling menonjol adalah surfing. Ombaknya indah dan 5 besar terbaik dunia menjadikan daerah ini terkenal di kalangan wisatawan internasional. Saya ingin mengembalikan kejayaan Kuta, menjaga orisinalitas serta kenyamanan wisatawan, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan oleh masyarakat lokal,” katanya.

Sementara terpisah, Plt. Kepala Dinas PUPR Badung Anak Agung Rama Putra menuturkan sesuai komitmen Bupati Badung itu, sejak 13 Januari 2026, pihaknya telah melakukan kegiatan penataan pasir di Pantai Kuta. Selain mengisi kembali area yang terabrasi, pihaknya juga melakukan perapian jalur pejalan kaki atau pedestrian yang terdampak pergerakan pasir dan gelombang. ”Kami melakukan pemeliharaan pasir. Jadi yang terabrasi kami kondisikan. Ini sudah kami lakukan sejak Selasa sekaligus melakukan perapian walkway. Nanti yang masih berserakan, kami rapikan,” ujarnya dikonfirmasi via ponsel.

Saat ini, sambung Gung Rama, pekerjaan masih difokuskan pada area depan Hard Rock Kuta ke selatan, dan depan Beachwalk. Penanganan dilakukan pada sejumlah titik mengalami kerusakan akibat abrasi, dengan total panjang area terdampak sekitar 100 meter.

Baca Juga :  Wayan Koster Tegaskan Budaya Bali Prinsipil Krama Bali  

Pasir yang digunakan, kata dia, pasir eksisting di kawasan Pantai Kuta. Melakukan pekerjaan tersebut, ucapnya ada satu unit bulldozer dan excavator dikerahkan. “Bisa dikatakan, ini adalah pemeliharaan rutin pasir, setelah terkikis abrasi,” ucapnya sembari berharap melalui pemeliharaan itu, Pantai Kuta tetap menjadi destinasi yang nyaman untuk dikunjungi.

“Sebagaimana komitmen pimpinan, pemeliharaan ini kami harap bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, baik luar negeri dan dalam negeri,” imbuhnya. (fkb/pas)

Shares: