Nasional

Pemkab Klungkung Gandeng Ctrip dan Easybook Terapkan E-Ticketing dan E-Payment Retribusi Wisata
Diterbitkan: 12 Februari 2026, 20:24

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Mewujudkan sistem retribusi transparan, akuntabel, dan modern sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Klungkung menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah pihak. Kerjasama tersebut dilakukan dengan PT Ctrip International Indonesia dan PT Easybook Teknologi Indonesia terkait pemungutan retribusi pelayanan tempat rekreasi, pariwisata, dan olahraga di Kabupaten Klungkung berbasis E-Ticketing dan E-Payment System.

Selain itu, Pemkab Klungkung menjalin Kerjasama dengan Desa Adat Sompang dan Desa Adat Sakti pengelolaan tempat rekreasi objek dan daya tarik wisata di wilayah desa adat masing masing.

Penandatanganan dokumen kerjasama dilaksanakan Bupati Klungkung I Made Satria dengan masing-masing pihak, di Ruang Rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung, Kamis (12/2/2026).

Bupati Satria menyampaikan transformasi sistem pemungutan retribusi dari metode manual menuju sistem berbasis digital merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah. Selain memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi serta akurasi pencatatan penerimaan daerah. ”Langkah ini untuk meminimalisir potensi kebocoran penerimaan serta mengurangi risiko kesalahan pencatatan yang kerap terjadi pada sistem manual,” ujar Bupati Satria.

Ia mengatakan tujuan utama digitalisasi retribusi meliputi peningkatan PAD, peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik, serta penguatan sistem pengawasan berbasis data. ”Dengan sistem digital, kita dapat mengetahui secara pasti data kunjungan wisatawan, pemerintah dapat melakukan monitoring penerimaan secara real-time dan membangun database terintegrasi sebagai dasar perencanaan kebijakan untuk kedepannya,” ucapnya. (fkb/pas)

Baca Juga :  APBD Badung 2025 Ditetapkan Rp10,7 Triliun Lebih
Shares: