Nasional

Pemkot Denpasar Targetkan Raih Swasti Saba Wistara Paripurna Tahun 2027, Komitmen Wujudkan Kota Sehat Berkelanjutan
Diterbitkan: 25 Juni 2026, 19:19

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar menggelar Rapat Evaluasi dan Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) atau Swasti Saba tahun 2027 di Graha Sewakadarma Kota Denpasar, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kota Denpasar sebagai kota sehat yang berkelanjutan sekaligus mempersiapkan diri menghadapi penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2027.

Pelaksanaan Rapat Evaluasi dan Persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) tersebut dihadiri Sekda Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua Forum Kota Sehat Kota Denpasar I Gusti Putu Anindya Putra, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, A.A Ayu Agung Candrawati, mengatakan capaian Kota Denpasar pada Penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025 berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda merupakan hasil sinergi dan kerja keras seluruh pihak. Menurutnya, keberhasilan tersebut patut disyukuri sebagai buah kolaborasi antara pemerintah daerah, Forum Kota Sehat, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat.

Agung Candrawati menjelaskan, tahun 2027 mendatang, Kota Denpasar ditarget mampu meraih penghargaan Swasti Saba Wistara Paripurna. Hal ini tidak sekadar menghargaan, melainkan wujud komitmen dalam mewujudkan kota sehat berkelanjutan. ”Capaian Kota Denpasar pada Penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025 memperoleh penghargaan Swasti Saba Wiwerda patut kita syukuri sebagai hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah, forum, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Namun, hasil ini menjadi refleksi penting bagi kita untuk meraih Swasti Saba Wistara Paripurna di tahun 2027 mendatang,” ucapnya.

Berdasarkan hasil evaluasi, beberapa tatanan perlu mendapatkan perhatian dan penguatan lebih lanjut, yakni tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, tatanan perlindungan sosial, dan tatanan penanggulangan bencana. Ketiga tatanan tersebut dinilai memiliki peran penting mendukung terwujudnya kualitas hidup masyarakat yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

Baca Juga :  Wujudkan Seemless Journey, Bandara I Gusti Ngurah Rai Sesuaikan Alur Pemeriksaan Barang Penumpang

Sementara itu, capaian pada tatanan permukiman dan fasilitas umum, pendidikan, pasar, perkantoran dan perindustrian, pariwisata, serta transportasi dan tertib lalu lintas yang telah menunjukkan hasil baik diharapkan terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi serta kolaborasi lintas sektor.

Agung Candrawati mengajak seluruh perangkat daerah, Forum Kota Sehat, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk menjadikan persiapan Penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2027 sebagai gerakan bersama. Keberhasilan meraih predikat yang lebih tinggi tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi dan data dukung. Tetapi hadirnya lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh warga. ”Dengan semangat gotong royong, komitmen yang kuat, serta kerja yang terukur dan berkesinambungan, saya optimistis Kota Denpasar mampu meningkatkan capaian dan meraih penghargaan terbaik pada penilaian Kabupaten/Kota Sehat tahun 2027,” katanya.

 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak telah berkontribusi dalam proses verifikasi Kabupaten/Kota Sehat tahun 2025. Mulai dari penyusunan dokumen pendukung hingga pelaksanaan verifikasi secara daring maupun lapangan, seluruh tahapan telah dilaksanakan dengan baik berkat kerja sama yang solid dari berbagai unsur yang terlibat. Menurutnya, hasil yang diraih saat ini merupakan modal penting untuk melakukan penyempurnaan dan penguatan pada setiap tatanan menjelang penilaian berikutnya.

Eddy Mulya menegaskan persiapan menuju verifikasi penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat tahun 2027 perlu dilakukan secara lebih terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya komitmen, koordinasi, kolaborasi, serta keterlibatan aktif seluruh unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan akademisi dalam mendukung terwujudnya Kota Denpasar yang sehat dan berdaya saing. ”Kerjasama yang solid dan berkesinambungan, saya optimistis Kota Denpasar mampu meningkatkan prestasinya dan meraih penghargaan Swasti Saba Wistara, bahkan mencapai Swasti Saba Wistara Paripurna,” tegasnya. (pas)

Baca Juga :  Serentak Tanam 35 Ribu Bibit Pohon dan Bersih Sungai, Gubernur Koster Tegaskan Rutin Digelar Tiap Bulan Demi Bali Hijau  
Shares: