BANDUNG, FORUMKEADILANBali.com – Tim Perseden U-11 Denpasar harus angkat koper lebih cepat, setelah dipaksa mengakui keunggulan Tim U-11 IFA Indarung Padang, melalui drama adu penalti, dalam babak gugur (babak 8 besar) Turnamen Piala Dunia Anak Indonesia 2026 U-11, di Lapangan Progresif Arena Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/6/2026).
Adu kiper terpaksa dilakukan, karena kedua tim bermain sama kuat 1-1 hingga waktu normal berakhir. Tiga penendang awal di kesempatan pertama yang disiapkan Pelatih Anak Agung Ketut Bramastra, berhasil menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Mereka itu adalah; Nanda, Ajus, Kenzo.
Di sisi lain, tiga eksekutor IFA Indarung berhasil, sehingga kedua tim harus melakukan tendangan keempat. Gung Oji yang menjadi algojo keempat Perseden U-11, juga sukses menunaikan tugasnya. Tapi penendang keempat IFA Indarung juga berhasil.
Sayangnya, penendang kelima Perseden U-11 Anak Agung Surya gagal, setelah tembakannya diblok kiper lawan, sekaligus memberi kesempatan IFA Indarung U-11 lolos ke semifinal.
Bermodal rekor tanpa terkalahkan di babak penyisihan, Perseden U-11 sebenarnya mendominasi pertandingan. Bukan hanya sekadar menguasai laga, namun Laskar Catur Muka muda menciptakan banyak peluang.
”Sayangnya dari sekian banyak peluang itu, tidak bisa melahirkan gol kemenangan. Inilah drama sepakbola, menguasai laga belum bisa dijadikan jaminan memenangkan pertandingan. Jadi, anak-anak harus mengakhiri perjuangan, finish di babak 8 besar,” kata Manajer Tim Perseden U-11, Putra Maulana.
Sebelumnya, dari 8 kali penampilan Perseden U-11 di babak penyisihan behasil mencatatkan hasil 6 kali kemenangan dan dua imbang. Dalam tiga laga terakhirnya di penyisihan, berhasil menang atas Tim U-11 Potato Army 4-0 dan Minang Junior 2-0 melalui gol-gol Messi (2 gol), Ajus, Kenzo serta Nanta (2 gol). Sementara melawan Cibalong Sari Karawang berakhir imbang.
Perseden U-11 total mengantongi nilai 20 dari 8 laganya itu yang tanpa tersentuh kekalahan, sehingga finish di peringkat 4. Sesuai regulasi turnamen ini, peringkat 4 bertemu peringkat 5 yang kebetulan diisi Tim U-11 IFA Indarung. (gra)

