Dari Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI Ke-21
DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Selain kawasan Sanur, dua objek City Tour Kota Denpasar, yakni Puri Jero Kuta dan Pasar Kumbasari menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV APEKSI ke-21, dibalut dalam kegiatan Ladies Program.
Belasan istri kepala daerah anggota APEKSI Komwil IV ini, Jumat (22/5/2026), dikenalkan dengan kesenian dan tradisi budaya Bali melalui belajar Tari Pendet dan membuat Gebogan biasa digunakan sebagai sarana upakara di Bali.
Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, dan Wakil Ketua Harian Dekranasda Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya menyampaikan Ladies Program Rakerkomwil IV APEKSI ke-21, pengenalan budaya Bali menjadi salah satu poin utama. Selain sebagai promosi wisata budaya Kota Denpasar, hal ini ditujukan agar kesenian dan budaya Bali lebih dikenal masyarakat secara luas. “Kami ingin mengenalkan secara lebih mendalam tentang Tari Pendet dan Gebogan yang selama ini mungkin hanya disaksikan saja para wisatawan saat berkunjung ke Bali. Lewat belajar tari Pendet dan membuat Gebogan ini, saya harap ibu-ibu kepala daerah mengetahui seluk beluk kesenian Bali, sebagai kekayaan warisan leluhur,” ungkapnya
Usai mengikuti kegiatan di Puri Jero Kuta, rombongan istri kepala daerah melanjutkan perjalanan menuju Pasar Kumbasari melihat berbagai produk unggulan UMKM binaan Dekranasda dan Disperindag Kota Denpasar.
Pemilihan lokasi ini sebagai City Tour pada Ladies Program bukan tanpa alasan. Karena berbagai produk unggulan UMKM Kota Denpasar dijajakan di Pasar Kumbasari memiliki potensi dipasarkan secara luas. Dengan menyertakan Pasar Kumbasari sebagai salah satu lokasi tujuan, secara tidak langsung akan mempromosikan potensi ekonomi kreatif Kota Denpasar. “Ada berbagai macam produk kerajinan Kota Denpasar memiliki ciri khas. Seperti aneka kain endek, sandal, dan lainnya,” katanya.
Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Denpasar, I Wayan Hendaryana mengungkapkan setiap gelaran Rakerkomwil IV APEKSI, Ladies Program merupakan agenda wajib harus selalu ada. Selain sebagai ajang mempererat komunikasi dan kolaborasi antarkota, acara ini sekaligus menjadi momentum saling bertukar pengalaman dan juga informasi seputar program penunjang pembangunan. “Salah satunya adalah program kerajinan, kesenian, dan ekonomi kreatif yang biasanya dikomandoi istri para kepala daerah. Semangat ini kita usung agar sinergi dan kolaborasi antarkota semakin erat,” ucapnya. (pas)

