Nasional

Puskesmas III Dinas Kesehatan Denpasar Barat Diresmikan 6 Oktober, Wali Kota Jaya Negara: Jadi Percontohan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak
Diterbitkan: 4 Oktober 2026, 16:41

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – UPTD Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat dikembangkan sebagai Puskesmas Ramah Ibu dan Anak akan diresmikan pada Selasa (6/10.2026).

Kehadiran fasilitas kesehatan ini diharapkan menjadi salah satu percontohan dalam menghadirkan pelayanan ramah, mudah diakses, berkualitas, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya ibu dan anak. Selain meningkatkan kualitas pelayanan, keberadaan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak diharapkan mendukung pemerataan akses pelayanan kesehatan di Kota Denpasar. Sehingga pelayanan kesehatan tersebar dan tidak terpusat pada fasilitas kesehatan tertentu.

Menjelang peresmian, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara meninjau langsung kesiapan sarana, prasarana, dan pelayanan di Puskesmas III Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Barat, Minggu (4/10/2026).

Wali Kota Jaya Negara melihat berbagai fasilitas serta kesiapan pelayanan nantinya diberikan kepada masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh jajaran yang tetap bekerja maksimal mempersiapkan peresmian, meskipun bertepatan dengan hari libur, dan persiapan sudah baik. ”Kami berharap keberadaan puskesmas ini semakin dikenal dan dapat menjadi motivasi bagi kita terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Jaya Negara, keberadaan puskesmas tersebut tidak hanya menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan baru, tetapi menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Denpasar meningkatkan kualitas sekaligus pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Diharapkan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak tersebut dapat menjadi contoh dalam pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. ”Terima kasih kepada seluruh jajaran telah bekerja maksimal. Meskipun hari libur, seluruh jajaran tetap mengoptimalkan persiapan peresmian. Secara umum, semuanya sudah siap diresmikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Anak Agung Ayu Agung Candrawati, M.Kes., mengatakan pihaknya telah melakukan persiapan maksimal mendukung peresmian Puskesmas Ramah Ibu dan Anak tersebut. ”Persiapan sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Dari hasil peninjauan Bapak Wali Kota, masih ada beberapa hal yang perlu dilengkapi dan segera kami tindak lanjuti,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Dampingi Kapolda Bali Tinjau Bendungan Sidan

Candrawati menambahkan, sejumlah fasilitas pendukung akan terus disempurnakan, di antaranya pemasangan sun glass untuk mengurangi paparan panas serta melengkapi petunjuk antrean. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat mengakses pelayanan dengan lebih mudah dan nyaman. Meskipun diresmikan pada 6 Oktober, pelayanan di Puskesmas Ramah Ibu dan Anak tersebut mulai berjalan sejak 1 Oktober. Masyarakat sudah dapat memanfaatkan pelayanan BPJS Kesehatan di puskesmas tersebut. Pelayanan sudah berjalan sejak 1 Oktober, termasuk pelayanan BPJS Kesehatan. ”Kami sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Untuk layanan tertentu, kami memberikan pelayanan selama 24 jam, khususnya pelayanan persalinan,” terangnya.

Candrawati berharap Puskesmas Ramah Ibu dan Anak menjadi salah satu fasilitas kesehatan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Selain pelayanan kesehatan umum, tersedia pelayanan persalinan 24 jam serta layanan Damakesmas 24 jam. ”Kami berharap puskesmas ini menjadi salah satu fasilitas kesehatan bisa diakses seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Anak Agung Ngurah Gede Dharmayuda, M.Kes., menambahkan pengembangan Puskesmas Ramah Ibu dan Anak bagian dari program prioritas Pemerintah Kota Denpasar menghadirkan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat. ”Kami terus mengikuti arahan pimpinan karena ini salah satu program prioritas Bapak Wali Kota, terutama menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya melalui penguatan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, termasuk mendukung upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi,” ucapnya. (pas)

Shares: