Daerah

Ratusan Siswa TK Ramaikan Ikuti Parade Ogoh-ogoh Kasanga Festival 2026
Diterbitkan: 8 Maret 2026, 19:39

DENPPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ratusan siswa Taman Kanak-Kanak (TK) dari 4 kecamatan ikut meramaikan Kasanga Festival IV 2026 dalam Parade Ogoh-ogoh Anak TK berlangsung di Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiatif IGTKI PGRI Kota Denpasar dan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar menjaga keberlanjutan budaya Bali serta menanamkan nilai budaya sejak usia dini melalui pendekatan edukatif.

Tak hanya mengarak ogoh-ogoh, dengan tingkah lucunya, anak-anak TK tersebut juga turut mempersembahkan atraksi kesenian dan fragmentasi tarian.

Hadir di tengah-tengah acara tersebut, Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua GOW Kota Denpasar yang juga Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa dan Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Swandewi Eddy Mulya.

Ny. Antari Jaya Negara sembari berinteraksi dengan para siswa TK tersebut menyampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif IGTKI PGRI Kota Denpasar untuk ikut serta dalam kegiatan ini.

Ia mengucapkan terima kasih terhadap kreativitas dan semangat anak-anak TK, para guru TK dan orang tua yang terlibat dalam perhelatan kesenian kebanggaan Kota Denpasar ini.

Pengenalan akan tradisi dan budaya Bali sejak dini, kata Ny. Antari Jaya Negara merupakan sebuah usaha untuk tetap melestarikan kekayaan dan warisan seni kepada generasi penerus. “Terima kasih kepada anak-anak dan bapak/ibu guru serta orang tua sudah ikut berpartisipasi dalam Kasanga Festival. Ini bentuk nyata komitmen kita untuk eling terhadap warisan tradisi leluhur,” ujarnya.

Ny. Antari Jaya Negara mengungkapkan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan guna menghadirkan ruang edukasi budaya yang menyenangkan, kreatif, dan sarat nilai tradisi Bali. Kegiatan dirancang sebagai sarana pembelajaran mengenalkan seni, tradisi, dan kecintaan terhadap adat Bali sejak usia dini. ”Anak-anak juga mempelajari makna filosofis ogoh-ogoh, mengembangkan kreativitas, serta melatih keberanian dalam berekspresi seni budaya,” jelasnya.

Baca Juga :  Walikota Jaya Negara Hadiri Prosesi Ngajum Karya Pitra Yadnya dan Atma Wedana Desa Adat Serangan

Sementara itu, Ketua IGTKI PGRI Kota Denpasar, Ni Nyoman Puspitawati menjelaskan parade ogoh-ogoh menampilkan 8 ogoh-ogoh anak TK dan 2 ogoh-ogoh dari siswa disabilitas menjadi perwakilan seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Ogoh-ogoh dibagi dalam dua tim, masing-masing berisi sekitar 60 peserta, dengan waktu tampil 10 menit per tim. “Gugus perwakilan masing-masing menampilkan ogoh-ogoh dan atraksi kesenian. Mereka semua sudah menyiapkan latihan ini sejak 1 bulan lalu,” ujarnya. (pas)

Shares: