DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Sekertaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya membuka perayaan Tahun Baru Imlek (Chinese New Year) dengan memukul tambur di SMP PGRI 8 Denpasar (Griasta Sport Center), Jumat (20/2/2026).
Perayaan menampilkan pertunjukan baleganjur, wushu, serta barongsai siswa dan siswi diharapkan dapat mengajarkan sinergi dan kerjasama dalam keberagaman. Tampak hadir Ketua PGRI Kota Denpasar I Ketut Suarya, dan Kepala Sekolah Griasta I Ketut Gede Adi Trisna Sugara, serta seluruh undangan.
Sekda Eddy Mulya mengatakan perayaan Tahun Baru Imlek (Chinese New Year) di SMP PGRI 8 Denpasar selaras dengan arahan Walikota Denpasar melalui dinas terkait. Pemerintah berkomitmen terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kota Denpasar. “Pelayanan di dunia pendidikan mutlak tidak ada sekat akan budaya dan keyakinan. Pemerintah akan selalu mendukung upaya positif dari lembaga pendidikan di Kota Denpasar dalam mencetak SDM berkarakter dan bertoleransi,” katanya.
Ia menjelaskan, perayaan Chinese New Year di Griasta lebih dari ceremonial menyambut Imlek dan unjuk bakat bagian pengajaran toleransi dan keberagaman dalam dunia pendidikan. “Kami mengapresiasi Griasta sebagai sekolah selalu merayakan setiap perayaan keagaamaan dan budaya. Sebagai sekolah memberikan pendidikan karakter baik untuk terbuka dan berkerjasama dalam keberagaman,” ujarnya.
Kepala SMP PGRI 8 Denpasar, I Ketut Gede Adi Trisna Sugara menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada pemerintah atas perhatian dan dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Denpasar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya pada dunia pendidikan di Kota Denpasar, baik negeri maupun swasta. Ini membuat Denpasar menyandang predikat tingkat indeks kualitas SDM tertinggi di Provinsi Bali,” ucapnya. (pas)

