Nasional

Setelah Satu Dekade, Jegog Suar Agung Kembali Menggema dan Menggungcang Negeri Sakura Jepang
Diterbitkan: 25 Februari 2026, 16:53

JEMBRANA, FORUMKEADILANBali.com – Setelah satu dekade (sepuluh tahun) tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang.

Setelah dilepas secara resmi Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan pada Minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana digelar di Toyota City , Fukuoka City dihadiri ribuan penonton warga Jepang memadati arena pertunjukan. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa Jegog Suar Agung masih memiliki basis penonton setia di Jepang.

Penampilan Seka Jegog Suar Agung dipimpin I Gede Oka Artha Negara, sosok pimpinan Jegog Suar Agung dikenal sebagai konseptor dan pencipta komposisi musikal bambu berkarakter kuat dan dinamis. Ia merupakan putra maestro almarhum I Ketut Suwentra, sosok legendaris yang dijuluki ”Pekak Jegog” dan berjasa besar membawa Jegog ke panggung internasional.

Pada pementasan kali ini, Gede Oka mengajak putra putrinya Okky Junior Sadewa dan Ikko Suar Agung Dewi sebagai penari Jegog Suar Agung untuk regenerasi kesenian Jegog Suar Agung.

Bagi Ikko Suar Agung Dewi, pementasan di Jepang memiliki tantangan tersendiri, mengingat pertama kali ia ikut mendampingi dan turun langsung dalam pertunjukan besar Jegog Suar Agung. Tur ini bukan sekadar agenda pementasan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang untuk melestarikan dan mengembangkan Jegog Suar Agung.

Ia menegaskan pentingnya regenerasi, pembinaan generasi muda, serta penguatan jejaring internasional agar musikal bambu khas Jembrana tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman. Melalui Jegog Suar Agung, Ikko Dewi bertekad menjaga warisan leluhur agar tidak hanya bertahan sebagai tradisi, tetapi terus bertumbuh sebagai kebanggaan budaya yang mendunia, terlebih Kakeknya merupakan Sang Maestro Jegog.

Melanjutkan warisan budaya yang telah diakui dunia tersebut, kata Oka Artha Negara meramu komposisi khusus untuk panggung Jepang memadukan resonansi nada rendah bambu raksasa dengan ritme eksplosif dan dialog musikal antar instrumen yang megah. Kepemimpinannya tidak hanya menjaga pakem tradisi, tetapi menghadirkan inovasi yang mampu diterima publik mancanegara.

Baca Juga :  Porsenijar Ditutup,  SMPN 2 Denpasar Sukses Kawinkan Juara Cabang Olahraga dan Seni

Kiprah Jegog Suar Agung di luar negeri bukanlah hal baru. Grup ini telah berkali-kali tampil di berbagai negara dan cukup sering menggelar pementasan di Jepang.

Setelah mengawali pentas di Toyota City, Fukuoka, perjalanan budaya ini akan dilanjutkan ke kota-kota berikutnya di Jepang dalam rangkaian tur 12 hari. Dentuman bambu dari Desa Sangkar Agung akan kembali menggema di Negeri Sakura, menegaskan bahwa Jegog Suar Agung bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan duta budaya mempererat hubungan Indonesia dan Jepang dari generasi ke generasi. (pas)

Shares: