FORUM Keadilan Bali – Pemerintah Kota Denpasar melalaui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Dekranasda berkolaborasi dengan Uniqlo Indonesia menggelar workshop bertajuk ”Uniqlo Neighborhood Collaboration Project” bagi pelaku IKM/UKM Kota Denpasar, di Gedung Wanita Santi Graha, Rabu (20/9).
Kegiatan ini merupakan bentuk pendampingan dan pelatihan guna meningkatkan keterampilan IKM/UKM lokal tumbuh dan berkembang lebih baik. Workshop dibuka Kadisperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari dihadiri Director of Corporate Affairs Uniqlo Indonesia, Irma Yunita Ardhiyati.
Sri Utari mengatakan, workshop diikuti 50 orang berasal dari IKM/UKM Kota Denpasar tergabung dalam pengembangan usaha melalui program Showcase Uniqlo di MBG, Level 21 dan Living World Mall. Ada beberapa peserta belum lolos kurasi Showcase Uniqlo yang ikut dalam kegiatan ini.
Sri Utami mengungkapkan, Pemkot Denpasar memiliki perhatian dan konsentrasi besar terhadap pertumbuhan sektor IKM/UKM lokal Kota Denpasar. Banyak pelaku usaha memiliki potensi serta peluang strategis menjadikan produknya sebagai produk unggulan di Kota Denpasar. ”Kami ucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Uniqlo Indonesia atas terselenggaraya acara ini,” kata Sri Utari.
Pemberdayaan serta peningkatan IKM/UKM, lanjut Sri Utari, menjadi bagian penting menggerakkan geliat perekonomian masyarakat Kota Denpasar dan masyarakat Bali umumnya. Secara berkelanjutan dapat mendukung pertumbuhan perekonomian Denpasar. ”Saat ini selain pariwisata, sektor IKM/UKM dan ekonomi kreatif salah satu fokus penggerak perekonomian di Kota Denpasar. Bentuk workshop dari Uniqlo Indonesia seperti ini tentu akan memberikan warna baru bagi teman-teman UKM,” tuturnya.
Director of Corporate Affairs Uniqlo Indonesia, Irma Yunita Ardhiyati, mengemukakan melalui Uniqlo Neighborhood Collaboration Project ingin memastikan bentuk kolaborasi dengan pemerintah daerah tidak hanya fasilitas tempat, namun peningkatan kualitas IKM/UKM lokal. ”Kami dari Uniqlo Indonesia, tidak hanya berfokus pada penyediaan tempat di gerai – gerai Uniqlo saja. Namun soal pemberian pengetahuan pelaku IKM/UKM lokal. Sehingga kualitas dan kompetensi dapat bersaing secara luas,” papar Irma Yunita.
Dalam workshop sebagai pembicara Dyah Ekarini Ratnaningtyas memaparkan Materi Pengantar Pengembangan Bisnis. Selain itu, Mohammad Iskandar Zulkarnaen membawakan materi harga pokok produksi, serta Norman Yachya menyampaikan materi seputar Pengantar Modul Pemasaran.

