KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Klungkung, I Made Satria secara resmi meletakkan batu pertama pembangunan Gedung Gizi dan Power House di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung, Jumat (14/8/2026).
Pembangunan kedua fasilitas ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Direktur RSUD Klungkung, I Nengah Winata merinci total investasi kedua fasilitas tersebut mencapai lebih dari Rp19 miliar. Pembangunan Gedung Gizi menelan anggaran sebesar Rp13 miliar lebih dan dikerjakan PT Sultan Sukses Mandiri selaku kontraktor pelaksana, dengan PT Kencana Adhi Karma sebagai konsultan perencana, dan CV Studio Kotak sebagai konsultan pengawas. Proyek ini ditargetkan rampung dalam waktu 166 hari.
Sementara itu, pembangunan gedung Power House dianggarkan Rp6 miliar lebih dikerjakan dalam waktu 160 hari. Proyek kelistrikan ini digarap oleh kontraktor PT Jenssen Natama Abadi, dengan melibatkan PT Nusa Dewata Gemilang dan CV Asti Disain sebagai konsultan perencana dan pengawas.
Dalam arahannya, Bupati Klungkung I Made Satria menekankan pembangunan fasilitas kesehatan bukan sekadar mendirikan bangunan fisik. Ia menggarisbawahi pentingnya rasa memiliki (sense of belonging) dari seluruh jajaran rumah sakit terhadap fasilitas tempat mereka bekerja. ”Pembangunan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau manajemen rumah sakit. Setelah bangunan ini berdiri, yang paling penting adalah bagaimana kita semua memiliki rasa memiliki, menjaga, merawat, dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut Bupati Satria, rasa memiliki tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari menjaga kebersihan, merawat fasilitas, menggunakan sarana secara bertanggung jawab, hingga memberikan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
Ia mengingatkan fasilitas yang dibangun dengan anggaran pemerintah pada hakikatnya aset masyarakat. Oleh karena itu, RSUD Klungkung memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan fasilitas tersebut memberikan manfaat yang maksimal. ”Jangan sampai setelah pembangunan selesai, kita hanya bangga karena memiliki gedung baru. Kebanggaan yang sebenarnya adalah ketika gedung ini mampu memberikan manfaat, pelayanan menjadi lebih baik, dan masyarakat merasakan kehadiran pemerintah melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas,” imbuhnya.
Bupati satria mengungkapkan kehadiran Gedung Gizi nantinya diharapkan dapat memperkuat pelayanan gizi pasien serta mendukung penyelenggaraan makanan yang aman, bermutu, dan sesuai standar. Sementara itu, Power House dibangun untuk memperkuat sistem pendukung kelistrikan dan utilitas demi menjaga kesinambungan pelayanan rumah sakit. Peletakan batu pertama ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen RSUD Klungkung untuk menjadi semakin profesional. Dengan hadirnya dua fasilitas baru tersebut, RSUD Klungkung diharapkan semakin siap mewujudkan pelayanan kesehatan paripurna menuju Klungkung Mahottama. “Kita harus memiliki rasa optimis dan ketulusan, sehingga apa yang diharapkan demi kemajuan pelayanan kesehatan ini bisa terwujud,” ucap Bupati Klungkung asal Nusa Penida ini.
Turut mendampingi Bupati, Ny. Eva Satria, perwakilan Forkopimda Klungkung, dan jajaran Kepala OPD terkait. (pas)

