Nasional

TP PKK Denpasar Gencarkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-banjar
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 18:51

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar terus gencar sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber berkelanjutan menyasar banjar-banjar di seluruh kecamatan di Kota Denpasar. Kegiatan ini dirangkaikan pembagian Compost Bag ini dilaksanakan di dua lokasi, yakni Banjar Pande, Kelurahan Renon dan Banjar Antap, Kelurahan Panjer, Denpasar Selatan, Selasa (10/3/2026).

Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat hadir di Banjar Pande dan Antap, menyampaikan sosialisasi menyasar anggota PKK yang ada di banjar-banjar diharapkan akan mampu mengedukasi masyarakat tentang pengolahan dan pemilahan sampah berbasis sumber utamanya dari skala rumah tangga.

Ny. Ayu Kristi menekankan TP PKK sebagai garda penting rumah tangga dapat berperan sebagai penggerak di rumah untuk kebiasaan memilah sampah bagi seluruh anggota keluarga. “Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen ikut mengedukasi masyarakat terkait dengan program ini. Mudah-mudahan penerapan mulai dari rumah kita sendiri akan berdampak bagi pengelolan sampah di Kota Denpasar,” katanya.

Ny. Ayu Kristi mengajak masyarakat terutama ibu-ibu semangat gotong royong dan kepedulian kolektif dapat menjadi kunci keberhasilan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Kota Denpasar. Selain pembagian compost bag, kami memberikan edukasi tentang cara penggunaan, jenis bahan yang dapat diolah, hingga tips penempatan komposter di rumah,” jelasnya.

Lurah Renon, I Gede Suweca mengapresiasi kegiatan ini. Ia mengungkapkan ibu PKK yang ada di wilayahnya berkomitmen mulai menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis sumber mulai dari rumah masing-masing. “Kami membagikan masing-masing 175 buah komposter di Banjar Pande Renon. Secara berkelanjutan banjar lainnya akan mendapatkan composter di wilayah Renon kurang lebih 3.003 composter. Sehingga pengelolan sampah berbasis sumber di skala rumah tangga dapat berjalan dengan optimal,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Nataru 2024, TPID Gelar High Level Meeting

Hal senada diungkapkan Lurah Panjer, Putu Wisnu Wardana. Menurutnya, di Banjar Antap Panjer diberikan 50 buah composter. Secara berkelanjutan banjar lainnya akan mendapatkan komposter di wilayah Panjer kurang lebih 6.898 komposter. (pas)

Shares: