Nasional

Wali Kota Jaya Negara Hadiri Karya Agung di Pura Dalem Laplap
Diterbitkan: 27 Februari 2026, 19:43

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri Karya Agung Ngenteg Linggih, Mamunggah, Mupuk Padagingan Padudusan Agung Menawa Ratna, Tawur Walik Sumpah Agung di Pura Dalem Laplap, Desa Penatih Dangin Puri, Jumat (27/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Jaya Negara menandatangani prasasti sekaligus menyerahkan dana punia dan bantuan hibah Rp1 miliar. Hadir dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Bali I Gusti Ngurah Gede Marhaendra Jaya, Anggota DPRD Kota Denpasar I Ketut Budha, Camat Denpasar Timur Ketut Sri Karyawati dan tokoh masyarakat setempat.

Rangkaian acara berlangsung khidmat iringan gong kebyar, hong baleganjur dan pamentasan Tari Baris Gede, Tari Rejang Dewa, Topeng Wali, dan Wayang Lemah menambah suasana sakral upacara.

Walikota Jaya Negara memberikan apresiasi antusiasme dan kekompakan krama Desa Adat Laplap melaksanakan karya agung ini. Menurutnya, karya tersebut merupakan wujud sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa sebagai Tuhan Yang Maha Esa dalam ajaran Hindu. ”Karya ini tidak hanya sebagai bentuk persembahan suci, tetapi juga sebagai upaya memohon anugerah dan tuntunan agar diberikan keselamatan, kesejahteraan, serta kerahayuan jagat, khususnya bagi Desa Adat Laplap,” ujarnya.

Ia mengungkapkan pelaksanaan karya sejalan konsep Tri Hita Karana, yakni menjaga keseimbangan dan harmoni antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta.

Sementara itu, Bendesa Adat Laplap I Wayan Agus Purnawirawan menyampaikan terima kasih atas bantuan hibah dari Pemerintah Kota Denpasar, khususnya kepada Walikota Denpasar. ”Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan. Bantuan ini sangat bermanfaat mendukung jalannya upacara, terlebih karya dilaksanakan setiap 25 tahun sekali,” ujarnya.

Ia menjelaskan berdasarkan petunjuk para panglingsir dan Yajamana karya agung dapat dilaksanakan setiap 25 hingga 30 tahun sekali, dan di Desa Adat Laplap secara rutin digelar setiap 25 tahun. Pangempon Pura Dalem Laplap terdiri dari empat banjar, yakni Banjar Laplap Arya, Laplap Tengah, Laplap Kauh, dan Sengguan.

Baca Juga :  Komitmen Hadirkan Layanan Kesehatan Menyeluruh, Pemkab Klungkung Raih UHC Award Kategori Utama

Selain bantuan dana dari Pemerintah Kota Denpasar, kata dia, pembiayaan karya bersumber dari swadaya masyarakat serta dukungan berbagai elemen dan tokoh sebagai wujud bhakti umat. Karya dimulai sejak 24 Desember 2025 dengan rangkaian matur piuning, maguru piduhka, dan mejaya-jaya panitia karya. Puncak karya akan dilaksanakan pada Buda Kliwon Ugu, 4 Maret 2026. Dilanjutkan nyineb Saniscara Pon Ugu, 7 Maret 2026, serta prosesi nyegara gunung pada Redite Wage Wayang, 8 Maret 2026.

Pelaksanaan Tawur Walik Sumpah Agung dipuput Ida Pedanda Made Taman Swija Putra, Sira MPU Dharma Siddhi, Ida Bhagawan Wajrasattwa Dwijananda di jeroan Pura Dalem. Sementara di jaba tengah Kahyangan dipuput Ida Rsi Bhujangga Wisnawan Gandha Kusuma dan Ida Pandita Mpu Jaya Ananda Yoga. (pas)

Shares: