DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa membuka Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2026 di Graha Yowana Suci, Denpasar, Jumat (17/7/2026).
Turnamen digelar serangkaian memperingati Hari Pajak tersebut akan berlangsung hingga Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa pajak merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kota Denpasar I Wayan Sutama, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Direktur Utama BPD Bali I Nyoman Sudharma, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Denpasar, serta undangan lainnya. Usai pembukaan, Walikota Jaya Negara bersama Wakil Wali Kota Arya Wibawa dan para undangan mengikuti pertandingan ekshibisi.
Plt. Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Mertha, menjelaskan peringatan Hari Pajak tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan penerimaan daerah, tetapi menjadi ruang memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Denpasar. Menurutnya, turnamen tenis meja dipilih karena mencerminkan nilai kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi selaras dengan semangat membangun kepatuhan pajak.
Alit Adhi Merta menambahkan, turnamen berlangsung dari tanggal 17–18 Juli 2026 di Graha Yowana Suci mempertandingkan kategori beregu desa/kelurahan, ganda perwakilan desa/kelurahan, serta kelompok pelajar putra dan putri U-13 hingga U-19. Sebanyak 304 peserta ambil bagian, terdiri atas 258 peserta dari desa/kelurahan dan 46 peserta pelajar. Seluruh pertandingan menggunakan peraturan Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) dipimpin wasit berlisensi guna menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme. “Kami berharap Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini dapat menjadi agenda tahunan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong, kolaborasi. Selain meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengatakan Hari Pajak merupakan momentum penting untuk mengingat kembali peran strategis pajak dalam mendukung pembangunan dan kemajuan daerah. Menurutnya, pajak menjadi tulang punggung pembiayaan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kota Denpasar yang terus meningkatkan kepatuhan dalam membayar pajak. Kesadaran dan ketaatan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan merupakan wujud kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Denpasar yang kita cintai,” ujarnya.
Jaya Negara mengungkapkan penyelenggaraan Turnamen Tenis Meja Hari Pajak ini menjadi wahana pembibitan atlet serta ajang menjaring atlet-atlet berprestasi kelak mampu mengharumkan nama Kota Denpasar. Terlebih, tenis meja merupakan olahraga sangat dekat dan dikenal luas masyarakat sehingga memiliki potensi besar dalam melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi.
Jaya Negara menegaskan ke depan Pemerintah Kota Denpasar akan terus mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan pajak yang semakin efektif dan efisien sehingga hasilnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Denpasar yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan berdaya saing.
Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Pajak 2026 sebagai momentum meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak. “Dengan mengusung semangat Vasudhaiva Kutumbakam serta tema ”Pajak Rakyat untuk Kesejahteraan Rakyat”, saya berharap kolaborasi seluruh elemen masyarakat mampu mewujudkan fiskal yang kuat demi keberlanjutan pembangunan dan terwujudnya Denpasar Maju,” ujarnya. (pas)

