Nasional

Walikota Jaya Negara Hadiri Melaspas Rumah Singgah Kota Denpasar, Langkah Antisipasi dan Pemulihan Pisikologis Korban KDRT
Diterbitkan: 22 Desember 2025, 17:44

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com –Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri sekaligus mendem dasar  serangkaian Karya Melaspas Rumah Singgah, Dinas P3AP2KB yang dilaksanakan bertepatan Soma Pon Pahang, Senin (22/12/2025).

Upacara tersebut dilaksanakan melengkapi aci setelah bangunan rampung dikerjakan. Tampak hadir Pj. Sekda Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua TP. PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Pj. Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Gusti Ayu Putu Swandewi Eddy Mulya, Pimpinan OPD serta undangan lainya.

Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara didampingi Ketua TP. PKK Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan Rumah Singgah Kota Denpasar merupakan wujud komitmen pemerintah kota dalam melindungi dan mendukung kesejahteraan perempuan dan anak. “Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga, terutama perempuan dan anak. Sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,” ujarnya.

Jaya Negara menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung program-program yang dijalankan Rumah Singgah. Terutama pemberdayaan, pencegahan stunting serta mewujudkan kesejahteraan keluarga. “Mari kita bersama-sama mendukung dan memanfaatkan layanan yang disediakan oleh Rumah Singgah untuk menciptakan Denpasar lebih sejahtera dan harmonis,” katanya.

Kepala Dinas P3AP2KB, I Gusti Ayu Sri Wetrawati menjelaskan Rumah Singgah Kota Denpasar merupakan ruang aman bagi perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan. “Rumah Singgah ini Ruang Aman Masyarakat untuk Anak dan Perempuan Harapan (Ramah),” jelasnya.

Sri Wetrawati menjelaskan Rumah Singgah juga menyediakan berbagai layanan untuk mendukung kesejahteraan perempuan dan anak, termasuk konsultasi bagi anak yang kesulitan belajar dan anak yang kurang gizi akibat tidak mau makan. “Jika ada anak yang mengalami kesulitan belajar atau kurang gizi, bisa konsultasi di sini,” uacapnya.

Baca Juga :  <strong>Liburan Natal dan Tahun Baru, Bandara I Gusti Ngurah Rai Nyaris Tembus Satu Juta Penumpang</strong>

Ia menyebutkan Rumah Singgah memiliki layanan lain seperti Pusat Pembelajaran Keluarga, Konseling Pranikah bagi Calon Pengantin (Catin), dan Konsultasi Gizi untuk percepatan penurunan stunting. “Kami ingin memberikan layanan yang komprehensif untuk mendukung kesejahteraan perempuan dan anak di Denpasar,” paparnya.

Sementara Konselor Hukum UPTD. PPA Kota Denpasar, Luh Putu Anggreni mengapresiasi lahirnya rumah singgah di Kota Denpasar ini. Keberadaan rumah singgah ini baru terwujud setelah penantian panjang.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Denpasar, khususnya Bapak Walikota yang sudah berkanan merealisasikan rumah singgah ini di Kota Denpasar. Semoga kedepan rumah singgah ini bisa berkolaborasi dan memberikan kemanfaatan optimal. “Sebagai konselor dan pendamping, kami tau betul korban kekerasan utamanya ibu dan anak sangat memerlukan rumah singgah. Saya sangat terharu dan ini buah dari perjuangan bersama, terima kasih Bapak Walikota,” ungkapnya. (pas)

Shares: