Nasional

Wawali Arya Wibawa Buka Masikian Fest, Bangun Rasa Memiliki dan Cinta Seni Tradisi
Diterbitkan: 3 Agustus 2024, 20:25 | Diperbarui: 3 Agustus 2024, 22:32

FORUMKEADILANBali.com – Masikian Festival kembali digelar Pasikian Yowana MDA Kota Denpasar di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung dibuka Wakil Walikota I Kadek Agus Arya Wibawa ditandai dengan pemukulan kulkul, Sabtu (3/8).

Masikian Festival serangkaian melestarikan budaya Bali dikolaborasikan dengan gaya kekinian anak-anak muda tergabung dalam Pasikian Yowana Kota Denpasar. Acara ini dari tanggal 3-4 Agustus 2024 diisi pertunjukan tari, musik band lokal, hingga lomba baleganjur dan lomba gebogan. Hadir dalam acara tersebut, Kadis Kebudayaan Denpasar Raka Purwantara, dan Manggala Pasikian Yowana Kota Denpasar Anak Agung Made Angga Harta Yana.

”Melalui Masikian Fest dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya menjaga warisan budaya dan tradisi. Melalui festival ini, kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda akan pentingnya menjaga warisan budaya dan tradisi,” ujar Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa disela-sela membuka Masikian Fest 2024.

Arya Wibawa mengharapkan festival menjadi ajang memperkuat rasa kebersamaan dan kolaborasi antar warga, pemerintah, seniman, dan komunitas budaya. Diharapkan festival ini dapat menjadi sarana promosi bagi kota, menunjukkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat kepada dunia luar. ”Kami harapankan festival seni tradisi kekinian dapat menjadi momentum penting mengangkat nilai-nilai budaya lokal dan membawa dampak positif bagi masyarakat dan kota secara keseluruhan,’’ ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Masikian Fest, Pasek Wiguna menyampaikan pelaksanaan Masikian Fest menggelar dua perlombaan selama dua hari, yakni lomba baleganjur ngarap pesertanya seluruh Bali. Lomba gebogan kreasi diikuti ibu-ibu PKK dari masing-masing kecamatan di Kota Denpasar. ”Peserta dari seluruh Bali akan mengikuti lomba baleganjur ngarap, dan 16 peserta dari ibu-ibu PKK tingkat kecamatan terlibat dalam lomba gebogan inovasi,” ujarnya.

Baca Juga :  WHDI Kota Denpasar Gelar Pelatihan Kecakapan Hidup Diikuti Wanita Hindu Banjar Pelita Sari, Kelurahan Dauh Puri

Pasek Wiguna mengungkapkan tujuan Masikia Fest adalah tradisi indonesia, bersatu bersama, melestarikan budaya seni tradisi dan kesenian. Diharapkan perlombaan dapat menunjang kreativitas seni baleganjur ngarap, dan kreativitas PKK Denpasar dalam lomba gebogan kreasi. ”Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Denpasar atas dukungan pelaksanaan Masikian” Fest, dan pihak sponsor hingga terlaksananya kegiatan ini,” ujarnya. (pas)

Shares: