FORUMKEADILANBali.com – Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode 2025-2030 di Istana Negara Jakarta, Kamis (20/2/2025). Pelantikan ini menjadi tonggak baru dalam pembangunan Bali lebih maju, berkelanjutan, dan berlandaskan kearifan lokal.
Menurut Jeffry Karangan, Pemimpin Umum MCWNEWS, pelantikan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolis, tetapi awal perjalanan baru bagi Bali. ”Koster-Giri memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dan dedikasi tinggi. Mereka siap membawa Bali ke arah lebih baik dengan berbagai program strategis yang telah dirancang,” ujar Jeffry.
Koster dan Giri Prasta hadir dengan sejumlah program unggulan difokuskan pada kesejahteraan masyarakat. Beberapa prioritas mereka meliputi pendidikan gratis, layanan kesehatan terjangkau, pemerataan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi berbasis budaya, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Dukungan masyarakat terhadap pasangan ini sangat kuat, terbukti dari kemenangan telak dalam Pilgub 2024. Rakyat Bali menginginkan keberlanjutan pembangunan, sekaligus terobosan baru yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan daya saing Bali di tingkat nasional maupun global.
Koster-Giri juga berkomitmen memperkuat ekonomi berbasis budaya Bali. Desa adat dan sektor pariwisata akan dikelola secara bijak, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk desa adat dan subak akan terus diperkuat sebagai upaya menjaga identitas dan kearifan lokal Bali.
Di sektor infrastruktur, beberapa proyek vital akan menjadi prioritas mereka. Percepatan pembangunan Pelabuhan Amed di Karangasem, pembangunan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di Klungkung, perbaikan jalan provinsi, serta penguatan infrastruktur olahraga dan pendidikan menjadi fokus utama.
Di bidang lingkungan, kebijakan pengelolaan sampah berbasis sumber dan pendanaan berkelanjutan dari pariwisata akan terus diperkuat. Kebijakan ini diatur dalam Perda Nomor 15 Tahun 2023, bertujuan menciptakan Bali yang semakin bersih dan sehat. ”Bali tidak boleh tertinggal dalam menjaga alam dan budayanya, karena keduanya napas utama Pulau Dewata,” kata Jeffry yang juga bendahara Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bali.
Dengan berbagai rencana strategis tersebut, diharapkan Bali semakin maju, sejahtera, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya serta kearifan lokal. Selamat bertugas kepada Wayan Koster dan I Nyoman Giri Prasta atas amanah yang baru diemban. (*)

