Pendidikan

Akhir 2026, Seluruh Siswa SD di Bangli Gunakan Metode Gasing
Diterbitkan: 18 Juli 2026, 17:08

BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Seluruh siswa SD di Kabupaten Bangli akhir tahun 2026 ini ditargetkan mengikuti pelajaran Matematika dengan menggunakan metode Gasing (Gampang, Asyik dan Menyenangkan). Sehingga kemampuan numerasi anak-anak di Bangli secara perlahan dan pasti akan meningkat dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bangli, Komang Pariartha, S.H., M.M., Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, mewujudkan cita cita tersebut, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bangli saat ini tengah menggencarkan pengimbangan pembelajaran Matematika dengan menggunakan Metode Gasing yang dilakukan secara klister masing-masing Kecamatan atau gugus oleh guru-guru yang telah mengikuti Diklat Pembelajaran Matematika Metode Gasing. ”Dari bulan Agustus hingga September mendatang kita akan melakukan pengimbasan pembelajaran Matematika dengan Metode Gasing ini ke seluruh guru-guru di Bangli,” tegas Pariartha seraya menambahkan teknis penyelenggaraan pengimbasan dilakukan secara berantai mengingat pertimbangan waktu dan tempat.

Lebih lanjut diungkapkan, setelah pengimbasan selesai dilakukan maka tagetnya bulan Nopember mendatang seluruh guru telah memahami metode Gasing dan selanjutnya mereka akan menerapkannya di masing-masing sekolah. ”Sampai akhir tahun 2026 ini seluruh sekolah di Bangli telah menerapkan metode Gasing di kelas,” tegasnya sembari menambahkan sebagian guru di Bangli metode ini sudah tidak asing lagi mengingat Kabupaten Bangli telah tiga kali melaksanakan pelatihan Metode Gasing besutan Prof. Yohanes Surya ini.

 

Seperti diberitakan sebelumnya Pemkab Bangli melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Bangli menyelenggarakan Seminar tentang Metode Gasing diikuti guru-guru. Dalam kegiatan tersebut, hadir Prof. Yohanes Surya penemu metode Gasing.

Wabup Bangli I Wayan Diar saat menutup kegiatan tersebut menyebutkan bahwa Pemkab Bangli berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui upaya peningkatan kompetensi guru. Pemerintah Kabupaten Bangli berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program pengembangan kompetensi guru. ”Kami meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Bangli yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” ungkapnya.

Baca Juga :  <strong>Jajaran Pimpinan Daerah Buleleng Pantau UTBK SBMJM Undiksha</strong>

Dia mengatakan, metode pembelajaran matematika yang inovatif seperti Gasing ini diharapkan mampu mengubah paradigma belajar anak, dari yang semula menakutkan menjadi proses yang menyenangkan. Keberhasilan pelatihan ini pun ditegaskan tidak hanya diukur dari sertifikat yang diperoleh, melainkan dari dampaknya secara nyata saat diimplementasikan di ruang kelas  (jel)

 

Shares: