*Wajib Pajak Cukup Bawa NOP
DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar turut andil dalam gelaran Denpasar Teknologi Informasi dan Komunikasi (DTIK) Festival 2026 lewat Pelayanan Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dengan mudah dan cepat.
Melalui program SAPA (Sinergi ASN Mendukung Optimalisasi Pajak Daerah), Bapenda mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Denpasar menjadi contoh dan panutan baik taat pajak. Kegiatan ini berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026 di Arena DTIK Fest Kawasan Jalan Majapahit, Utara Gedung Dharma Negara Alaya Lumintang Denpasar.
Plt. Kepala Bapenda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Adhi Merta didampingi Sekretaris Bapenda Dewa Gede Rai disela-sela peninjauan, Jumat (27/2) mengatakan Bapenda Denpasar memberikan pelayanan pembayaran pajak PBB P2 di DTIK Fest untuk memudahkan masyarakat, terutama ASN di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh baik membayar pajak. “ASN Denpasar, mari berkontribusi membayar PBB-P2 melalui berbagai kanal digital. Mudah, cepat, dan transparan,” ajak Alit Adhi Merta.
Dikatakannya, Bapenda juga memberikan layanan mobil keliling PBB-P2 untuk memudahkan masyarakat membayar pajak. “Cukup bawa SPPT atau nomer obyek pajak (NOP), dan Anda dapat melakukan pembayaran pajak dengan mudah, bagi masyarakat yang memanfaatkan pelayanan di DTIK Fest akan diberikan souvenir hingga kesempatan mendapat reward sepeda motor,” tambahnya.
Alit Adhi Merta menjelaskan, masyarakat membayar pajak saat DTIK Fest akan mendapatkan souvenir dan kesempatan untuk mendapatkan reward sepeda motor. “Harapannya, ASN dapat memberikan contoh untuk taat bayar pajak, sehingga menjadi panutan bagi masyarakat dan memperkuat ruang fiskal untuk Denpasar maju,” ucapnya.
Ia menambahkan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Bapenda Denpasar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, terutama ASN, dalam membayar pajak PBB-P2. Dengan adanya layanan pembayaran pajak di DTIK Fest, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Denpasar dan memperkuat ruang fiskal untuk pembangunan kota Denpasar yang berkelanjutan. ASN memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak. ”Kami berharap ASN dapat menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat,” harapnya.
Alit Adhi Merta mengaku pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan dan fasilitas pembayaran pajak untuk memudahkan masyarakat. ”Pajak yang kami pungut nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pelayanan dan pembangunan di Kota Denpasar, mulai dari pembangunan fasilitas kesehatan, pendidikan, lingkungan, seni budaya hingga infrastruktur,” paparnya. (pas)

