BADUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri sekaligus menutup secara resmi Bazar Amal Pembangunan Banjar Teba Sari, Kelurahan Kuta berlangsung di Balai Banjar Teba Sari, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan mengusung tema ”Melarapan Antuk Amal Bazar Desa Adat Kuta, Tincapang Rasa Pasuwitran lan Ngajegang Adat Budaya, Nyujur Jagat Santih” tersebut dihadiri Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, anggota DPRD I Nyoman Graha Wicaksana, Sekcam Kuta, Lurah Kuta, serta kelian adat dan kelian dinas se-Kelurahan Kuta.
Bupati Adi Arnawa menyampaikan rasa bangga dapat hadir dan bertemu langsung dengan masyarakat Kuta, khususnya warga Banjar Teba Sari. Menurutnya, Kuta sebagai daerah destinasi wisata internasional saat ini menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya persoalan kemacetan dinilai turut mempengaruhi menurunnya kunjungan wisatawan. Mengatasi permasalahan tersebut, Pemkab Badung berencana melakukan pembelian lahan parkir guna mengurangi kendaraan yang parkir di bahu jalan.
Bupati Adi Arnawa mengajak masyarakat mendukung berbagai program pemerintah membangkitkan kembali pariwisata di wilayah Kuta. Ia menyoroti kondisi abrasi terjadi di kawasan Pantai Kuta. Pemkab Badung segera melakukan penanganan abrasi serta merencanakan pembangunan jogging track yang membentang dari pesisir Kuta hingga pesisir Canggu. ”Dengan berbagai upaya tersebut, saya yakin Kuta dapat kembali bangkit seperti dahulu. Saya mengimbau masyarakat terus menjaga persatuan, keamanan, ketertiban, serta kebersihan lingkungan guna mendukung pemulihan indeks pariwisata di wilayah Kuta dan sekitarnya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Ketut Wiradana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Badung beserta seluruh undangan telah berkenan hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia menjelaskan Bazar Amal telah berlangsung dari tanggal 6-16 Mei 2026. Kegiatan ini program Desa Adat Kuta diselenggarakan setiap enam bulan sekali secara bergilir di 13 Banjar dengan tujuan melestarikan seni, adat, dan budaya lokal, sekaligus mendukung pelaksanaan parade ogoh-ogoh serta berbagai kegiatan seni tradisional lainnya di wilayah Kuta. (pas)

