Nasional

Buka Bina Posyandu 2026, Ny. Putri Koster Tekankan Kader Kuasai Enam Bidang SPM
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 14:46

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali, Ny. Putri Koster membuka Bina Posyandu 2026 pertama kali dilaksanakan di Bali berlangsung di Bapelkesmas Bali, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan berlangsung selama tiga hari dari tanggal 10-12 Maret 2026 ini diikuti kader Posyandu dari seluruh kabupaten/kota di Bali.

Ny. Putri Koster menegaskan kegiatan Bina Posyandu ini diselenggarakan untuk menyamakan persepsi terkait tugas dan tanggung jawab kader Posyandu kini tidak hanya berfokus pada bidang kesehatan, tetapi telah bertransformasi mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Ia menjelaskan dengan memahami dan menguasai setiap bidang yang menjadi tanggung jawabnya, para kader akan lebih mudah mengawal berbagai permasalahan yang terjadi di masyarakat. Enam bidang SPM tersebut meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas). ”Saat memberikan layanan, apabila seorang kader berhadapan dengan kejadian atau permasalahan bukan di bidangnya, maka kader tersebut disarankan mencatat dan melaporkannya kepada pimpinan yang membidangi agar segera dapat ditindaklanjuti. Hal ini penting mendukung terwujudnya visi dan misi pimpinan serta program yang sedang dijalankan,” tegasnya.

Ny. Putri Koster mengingatkan para kader agar terus membekali diri dengan kemampuan, keahlian, serta kemauan untuk bekerja sama. Dengan demikian, kolaborasi dan sinergi antarbidang dapat berjalan selaras dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Sebagai pembina, lanjutnya, kewajiban utama memberikan pembinaan secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat bawah, sehingga kader memiliki pemahaman yang sama terkait peran dan tanggung jawab mereka di lapangan.

Di tingkat provinsi, tim pembina dan kepengurusan kader diharapkan mampu memberikan pengetahuan serta tambahan wawasan mengenai tugas dan fungsi kader Posyandu dalam upaya mewujudkan masyarakat yang sejahtera, sehat, cerdas, dan berpendidikan.

Baca Juga :  Hong Kong Airlines Beroperasi Kembali, Bandara I Gusti Ngurah Rai Tambah Konektivitas Hongkong

Ia menegaskan pentingnya pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun status sosial. ”Kita wajib berada di tengah-tengah masyarakat, karena sebagai pembina Posyandu memiliki tanggung jawab untuk mengawal jalannya berbagai program yang sedang dilaksanakan. Tidak ada pembedaan di antara masyarakat,” ujarnya.

Ny. Putri Koster menitipkan pesan agar kader Posyandu turut mengawal program pengelolaan sampah berbasis sumber melalui gerakan Palemahan Kedas yang dimulai dari lingkungan rumah tangga. ”Mari biasakan memilah sampah sejak dari rumah. Selain membangun kebiasaan baik, hal ini juga membantu petugas dalam proses pengangkutan dan pemilahan sampah di TPS3R. Dengan memilah sejak awal, proses pengelolaan sampah akan lebih cepat sehingga semakin banyak sampah yang dapat tertangani dan lingkungan pun menjadi lebih bersih,” ungkapnya.

Melalui pembinaan ini, diharapkan kader Posyandu dapat semakin memahami tugas dan tanggung jawab di bidang masing-masing sehingga mampu bergerak bersama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat (fkb/pas)

Shares: