Nasional

Buka Musrenbangcam Klungkung, Bupati Satria Tekankan Efisiensi dan Prioritas Program Strategis
Diterbitkan: 27 Februari 2026, 12:32 | Diperbarui: 27 Februari 2026, 12:33

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Klungkung, I Made Satria membuka Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Klungkung yang digelar di Ruang Rapat Kantor Camat Klungkung, Jumat (27/2/2026).

Musrenbangcam dilaksanakan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Klungkung Tahun 2027.

Bupati Satria menegaskan di tengah kebijakan pengetatan Transfer ke Daerah (TKD) oleh Pemerintah Pusat, seluruh perangkat desa diharapkan mampu melakukan efisiensi serta menyisir kembali penggunaan anggaran secara cermat dan tepat sasaran. ”Anggaran digunakan kegiatan kurang prioritas agar dialihkan ke program lebih mendesak. Seperti penanganan sampah, stunting dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Bupati Satria menekankan meskipun berada dalam kondisi keterbatasan anggaran, program-program prioritas di desa harus tetap berjalan. Ia meminta agar item belanja bersifat seremonial dan kurang substansial dapat dipangkas, sehingga program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat tetap terlaksana dengan optimal. ”Kepemimpinan diuji ketika anggaran terbatas, namun program pembangunan harus tetap berjalan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain Dana Pagu Kecamatan (DPK), kata Bupati Satria, Pemerintah Kabupaten Klungkung tahun 2026 mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada desa Rp200.000.000 per desa bagi yang memiliki TPS3R. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pengelolaan sampah berbasis sumber agar dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Seluruh desa di Kecamatan Klungkung menerima BKK tersebut.

Sementara itu, Camat Klungkung I Putu Arnawa melaporkan tahun 2026 Kecamatan Klungkung menerima DPK Rp2.000.000.000. Anggaran tersebut dialokasikan beberapa program prioritas, antara lain penanggulangan kemiskinan Rp570.000.000 melalui kegiatan bedah dan rehabilitasi rumah sebanyak 19 unit serta bedah WC/MCK 5 unit. Pengelolaan sampah Rp1.102.250.000 melalui pengadaan tungku pembakaran sampah, peningkatan ekonomi produktif Rp259.500.000 melalui penataan kawasan wisata Tirta Suranadi, pembangunan jalan usaha tani, serta pelatihan UMKM. Penanganan stunting Rp68.250.000 melalui pengadaan timbangan, alat ukur tinggi dan panjang badan, alat ukur lingkar kepala, serta alat ukur antropometri.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Serahkan Fisik Bangunan Bantuan Pascabencana

Ia berharap melalui Musrenbangcam ini terwujud perencanaan pembangunan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Klungkung. (pas)

Shares: