Bupati Giri Prasta Diusulkan Raih Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha

FORUM Keadilan Bali – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menjadi salah satu kepala daerah di Indonesia diusulkan meraih penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha tingkat nasional, sebagai peringkat kategori berprestasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tertinggi.

Tindak lanjut dari usulan tersebut, tim nasional Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) melakukan evaluasi dan peninjauan lapangan ke Kabupaten Badung. Tim nasional EPPD dipimpin Amril Rahim dari Dirjen Otda Kemendagri diterima Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa beserta Asisten dan kepala perangkat daerah terkait di Puspem Badung, Senin (20/11).

Mewakili Bupati Badung, Sekda Adi Arnawa memaparkan penyelenggaraan pemerintahan Kabupaten Badung. Disampaikan sebagai pedoman dalam tata kelola pemerintahan di Badung adalah RPJMD 2021-2026 di dalamnya terdapat visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Badung. Implementasinya dengan menerapkan lima bidang prioritas pembangunan yakni, pangan, sandang dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, seni, agama, adat dan budaya, pariwisata termasuk dukungan infrastruktur.

Lebih lanjut Adi Arnawa menjelaskan delapan aspek dalam penyelenggaraan pemerintahan di Badung mulai dari aspek pelayanan publik, aspek kesehatan, aspek pendidikan, aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat, aspek pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, aspek kerjasama, aspek e-government hingga aspek inovasi. Dari pemaparan tim akan mengkroscek ke lapangan, bagaimana pelayanan publik, pelayanan kesehatan, termasuk bidang pendidikan. Apabila benar sesuai paparan tersebut, kita akan mempunyai potensi untuk mendapat penghargaan. ”Penghargaan ini sekaligus sebagai bentuk motivasi buat pemerintah daerah untuk tetap mendorong kinerja penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih,’’ katanya.

Sementara Amril Rahim mengatakan pihaknya telah bersurat pada 31 Oktober lalu terkait kunjungan ke lapangan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha yang akan diberikan Bapak Presiden kepada kepala daerah. Kunjungan lapangan ke Badung berdasarkan hasil EPPD tahun 2021, karena waktu itu tidak ada diusulkan dan tahun 2023 tim mencoba untuk mengusulkan. ”Ini berdasarkan Keputusan Mendagri No. 100.2.1.3-1109 tahun 2023 tentang hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah provinsi, kabupaten/kota tahun 2021,” jelasnya.

Baca Juga :   Sekda Alit Wiradana Buka Gempita Karmany Smansa XXI 2022

Ditambahkan kunjungan lapangan ini berbagai hal akan digali, melihat secara langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan masyarakat selaku penerima manfaat. Kemudian melihat pelayanan publik dan inovasi daerah. ”Kunjungi tim mulai sampai besok. Hari pertama kunjungan ke mal pelayanan publik dan hari kedua ke RSD Mangusada dan ke UMKM. Hasil kunjungan lapangan, nanti kami akan bersurat ke Presiden melalui Sekretaris Dewan Gelar Kehormatan, layak atau tidak mendapat tanda kehormatan,” imbuhnya.