KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Bupati Klungkung, I Made Satria bersama Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra meninjau lokasi musibah kebakaran rumah tinggal menimpa warga di Dusun Tengah, Desa Timuhun, Kecamatan Banjarangkan, Selasa (9/6/2026).
Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini bentuk kepedulian dan respon cepat pemerintah terhadap bencana yang menimpa masyarakat.
Bupati Satria didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klungkung, I Putu Widiada menyerahkan paket bantuan logistik secara simbolis kepada korban. Jenis paket bantuan disalurkan meliputi bahan pokok (sembako), paket perlengkapan keluarga, paket kesehatan, serta paket peralatan makan guna menunjang pemenuhan kebutuhan mendasar harian para korban pasca-musibah.
”Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung menyampaikan rasa prihatin mendalam musibah menimpa keluarga Komang Swastika. Kehadiran kami bersama Pak Wakil dan Kalaksa BPBD untuk memastikan penanganan pasca-bencana berjalan cepat dan warga terdampak segera mendapatkan pemenuhan kebutuhan dasarnya seperti pangan, perlengkapan keluarga, kesehatan, hingga alat makan,” ujarnya.
Kebakaran terjadi pukul 07.30 Wita menghanguskan bangunan rumah milik I Komang Swastika Arianta (44), dihuni 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 5 orang anggota keluarga. Berdasarkan laporan kronologi di lapangan, musibah diduga kuat dipicu percikan dupa dari tempat memasak darurat atau dapur. Kobaran api dengan cepat menjalar dan melahap bangunan utama, termasuk dua kamar tidur dan satu ruang tamu.
Selain menghanguskan rumah utama, api sempat merembet ke bagian atap rumah tetangga I Nengah Sukana (42). Berkat kesigapan warga dan respon cepat petugas pemadam kebakaran bersama tim reaksi cepat BPBD, api berhasil dipadamkan sehingga dampak kerusakan pada rumah tetangga tidak meluas dan tidak menimbulkan korban jiwa.
Akibat kejadian ini, kerugian materil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp200 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan total pada gudang/dapur darurat berukuran panjang 7,8 meter dan lebar 1,9 meter, serta bangunan rumah utama berukuran 12,5 meter dan lebar 9,9 meter. Seluruh peralatan rumah tangga penting seperti televisi, tempat tidur, kasur, lemari, kulkas, hingga penanak nasi (magicom) milik korban dilaporkan hangus terbakar.
Bupati Satria mengimbau kepada seluruh masyarakat Klungkung senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan rumah tangga, terutama pengawasan penggunaan sarana upakara maupun aktivitas memasak. Pemerintah daerah dipastikan akan terus mengawal proses pemulihan para korban melalui koordinasi lintas instansi. (pas)

