Nasional

Bupati Satria Wujudkan Janji Air Bersih untuk Warga Desa Tanglad
Diterbitkan: 5 Desember 2025, 15:43

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Dengan terwujudnya sambungan jaringan air bersih otomatis akses terhadap pemenuhan air bersih di Desa Tanglad akan semakin mudah. Ini janji Pemerintah Kabupaten Klungkung memenuhi kebutuhan dasar kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Bupati Klungkung I Made Satria disela-sela me-launching pemasangan sambungan rumah (SR) di Balai Banjar Penyancangan, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida, Jumat (5/12/2025).

Bupati Satria mengatakan, tahun 2026 sudah dianggarkan juga sambungan di Desa Pejukutan dengan jumlah penduduk yang jumlahnya lebih banyak. Dengan selesainya SR di Desa Pejukutan, seluruh desa di Kabupaten Klungkung sudah dilayani air bersih.

Bupati Satria menjelaskan sambungan jaringan ini otomatis akan menumbuhkan harapan baru peningkatan kualitas kehidupan. Selain itu, air bersih akan tumbuh peluang peluang ekonomi baru bagi UMKM.

Bupati asal Dusun Sental ini mengingatkan semua warga yang hadir selalu menjaga, mengawasi dan merawat jaringan air bersih ini dengan baik. Sehingga penyaluran air bersih bisa terus berlanjut. Selama ini banyak kebocoran pada jaringan menyebabkan banyak warga dirugikan karena tidak teraliri air bersih. Warga dengan sengaja melakukan perusakan jaringan bisa dipidanakan.

Bupati Satria mengingatkan jangan ada lagi ada perusakan atau pemotongan pipa induk membuat sambungan ilegal. Kedepan akan dilakukan revitalisasi dan peremajaan jaringan sehingga lebih aman dari kebocoran. “Sambungan air ke pura maupun  balai banjar supaya mengajukan surat ke Bupati. Selanjutnya didiskusikan untuk mendapat CSR dari PDAM Panca Mahotama Klungkung dan dikenakan tarif social,’’ ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Panca Mahotama, I Nyoman Renin Suyasa mengatakan pemasangan sambungan baru di Desa Tanglad diawali dengan mengidentifikasi reserfoar, dan sosialisasi kepada masyarakat April 2025. Selanjutnya membuka pendaftaran di masing-masing dusun dan secara paralel langsung memasang jaringan dan pemasangan sambungan rumah (SR) pada Oktober 2025.

Baca Juga :  Indonesia Usulkan ”Centre of Excellence” Jadi Solusi Masalah Iklim

Pemasangan sambungan rumah, kata Renin Suyasa, meliputi  Dusun Anta sebanyak 132 SR, Dusun Julingan 22 SR dan Dusun Tanglad 177 SR. Sedangkan Dusun Watas masih dalam proses pemasangan Jaringan Distribusi Utama (JDU) dan Jaringan Distribusi Layanan (DL). Dari sisi geografis pipa induk sangat jauh sehingga membutuhkan waktu pemasangan. Selanjutnya pemasangan SR sesuai pendaftaran yang ada di Dusun Wates, ditargetkan selesai 31 Desember 2025. “Biaya sambungan akan dikenakan kepada warga Rp1,5 juta dari harga normal Rp2,5juta. Biaya tersebut telah mendapatkan diskon 40% lebih,” ujar Renin Suyasa. (fkb/pas)

Shares: