Nasional

Desa Adat Yangbatu Siap Gelar Lomba Ogoh-Ogoh Bertajuk “Ngerupuk di Yangbatu”
Diterbitkan: 12 Maret 2026, 19:25

*Kedepankan Tattwa Pangrupukan, Fokus Pada Nilai Kebersamaan dan Harmoni

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com –Desa Adat Yangbatu, Kota Denpasar menggelar Lomba )goh-ogoh bertajuk Ngerupuk di Yangbatu serangkaian Hari Raya Nyepi Caka 1948 tahun 2025. Kegiatan ini mengedepankan esensi pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi, khususnya malam pangrupukan serta meningkatkan nilai kebersamaan serta harmoni di masyarakat. Hal tersebut diungkapkan saat Rapat Kordinasi dan Technical Meeting kegiatan Ngerupuk di Yangbatu digelar di Aula SDN 15 Dangin Puri, Rabu (11/3/2026).

Bendesa Adat Yangbatu, I Nyoman Supatra menekankan kegiatan Ngerupuk di Yangbatu mengedepankan esensi pelaksanaan Malam Pangrupukan. ”Dalam warisan tetua di Yangbatu, dilaksanakan upacara nyomya Bhuta Kala dengan mesimbuh kesuna, jangu dan mesui, menyalakan api-apian, dan membuat keramaian lewat suara bising, termasuk ogoh-ogoh itu sendiri,” ujarnya.

Supatra mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba ogoh-ogoh, tetapi upaya mengembalikan nilai-nilai tradisional dan budaya telah diwariskan oleh leluhur.  “Kami ingin mengajak masyarakat, terutama generasi muda lebih memahami dan menghargai warisan budaya kita. J, jadi fokusnya pada tattwa dan harmoni alam semesta,” tambah Supatra.

Ketua Panitia Kegiatan, I Wayan Agus Yuliawan mengatakan kegiatan ini terinspirasi dari bagaimana pelaksanaan Malam Pangrupukan di Desa Adat Yangbatu zaman dahulu. “Kami ingin menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya, lomba ogoh-ogoh diikuti 5 karya dari kategori STT dan 10 karya dari kategori anak-anak. Selain itu, ada juga karya onthe spot dari adik-adik PAUD yang akan dipamerkan di hari H. Kegiatan Ngerupuk di Yangbatu diharapkan dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan kreativitas dan inovasi, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan harmoni di masyarakat.

Agus Yuliawan berharap adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya dan tradisi lokal. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Bali untuk melestarikan budaya dan tradisi kita,” harap Agus Yuliawan.

Baca Juga :  Tim Gabungan Pantau Malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 Bebas Sound System

Kegiatan Ngerupuk di Yangbatu akan dimeriahkan dengan berbagai acara, termasuk pameran ogoh-ogoh, pertunjukan seni, dan lain-lain. Semua masyarakat diundang untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. (ags)

Shares: