Kesehatan

Dinkes Denpasar Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir
Diterbitkan: 14 September 2025, 22:29 | Diperbarui: 15 September 2025, 07:20

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar memastikan kesehatan warga terdampak banjir melalui program Safari Kesehatan digelar rutin dikemas dengan sistem jemput bola menyasar titik-titik wilayah terdampak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, A.A Ayu Agung Candrawati saat dikonfirmasi, Minggu (14/9/2025) menyatakan program ini dilakukan untuk memantau dan menjaga kesehatan warga berada di kantong-kantong pengungsian akibat banjir. “Memastikan kesehatan warga terdampak banjir, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan secara rutin menggelar Safari Kesehatan. Pemeriksaan menyasar kantong-kantong pengungsian menerjunkan Tim Kesehatan Puskesmas yang mewilayahi,” kata Agung Candrawati.

Lebih lanjut Agung Candrawati menjelaskan tujuan kegiatan ini memastikan kesehatan warga terdampak banjir tetap terjaga dan segera mendapatkan penanganan jika ditemukan masalah kesehatan. ”Harapannya dapat memastikan kesehatan warga terdampak,” ujarnya.

Warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, Agung Candrawati mengimbau menghubungi Dinas Kesehatan, Puskesmas terdekat, atau perbekel/lurah serta kaling/kadus di wilayah masing-masing. ”Warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat menghubungi Dinas Kesehatan, Puskesmas terdekat atau perbekel/lurah serta kaling/kadus,” pintanya.

Safari Kesehatan, kata Candrawati, tim kesehatan juga memberikan edukasi dan penyuluhan tentang kesehatan kepada warga terdampak. Termasuk pencegahan penyakit umum terjadi pasca banjir seperti diare dan penyakit kulit. Selain itu, dilakukan distribusi obat-obatan dan peralatan kesehatan dasar untuk mendukung pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Agung Candrawati mengungkapkan, Dinkes Denpasar dapat meminimalisir risiko kesehatan bagi warga terdampak banjir dan memberikan pelayanan kesehatan yang memadai. “Kerjasama antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pemerintah setempat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan kesehatan warga terdampak dan mempercepat proses pemulihan pasca-banjir,” harapnya. (pas)

Baca Juga :  Belasan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Sembuh, Kasus Aktif Masih 0,18 Persen
Shares: