Nasional

Festival Harmoni Imlek 2577, Merajut Keberagaman dan Akulturasi Budaya dan Wujudkan Denpasar Kota Toleransi
Diterbitkan: 22 Februari 2026, 17:31

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Festival Harmoni Imlek 2577 bertajuk “Suara Pasar : Merajut Keberagaman dalam Bingkai Kebhinekaan” di Kota Denpasar, dimeriahkan parade seni di seputaran kawasan Heritage Jalan Gajah Mada, Sabtu (21/2/2026).

Selain parade seni, sepanjang jalan kawasan “kota tua” Denpasar itu diwarnai ribuan lampion dan pernak pernik Imlek tergantung di depan deretan pertokoan Gajah Mada. Pemandangan ini sungguh menjadi sebuah wujud akulturasi budaya harmonis di Kota Denpasar.

Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa hadir pada pembukaan Festival Harmoni Imlek 2577 didampingi Ketua GOW Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya dan Ketua DWP Kota Denpasar Ny. Suwandewi Eddy Mulya, Panglingsir Puri Jro Kuta I Gusti Ngurah Jaka Pratidnya serta beberapa undangan lainnya.

Arya Wibawa menyampaikan hadirnya Festival Harmoni Imlek 2577 berlangsung pada 21-22 Februari menjadi sebuah perayaan berbalut harmonisasi dan toleransi sejalan dengan spirit Vasudhaiva Kutumbhakam.

Ia mengatakan Pemerintah Kota Denpasar berkomitmen meneguhkan semangat kolaborasi guna menciptakan Kota Denpasar sebagai Kota Toleransi. Hal ini merupakan implementasi spirit kolaborasi dan harmonisasi dalam menjaga keberagaman dan kebudayaan dari beragam etnis di kota Denpasar. ”Atas nama Pemerintah Kota Denpasar, kami mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026, Gong Xi Fa Cai,” ucap Arya Wibawa.

Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Bali, ‎Putu Agung Prianta menyampaikan perayaan Imlek 2577 tahun 2026 dirancang lebih menarik. Tahun ini, perayaan Imlek dirangkaikan HUT ke-238 Kota Denpasar. Selain Pemerintah Kota Denpasar, pihak INTI Bali menggandeng Puri Agung Jro Kuta, Konco Sing Bie Bio dan elemen masyarakat lainnya.

Agung Parianta menuturkan tahun baru Imlek 2577 Kongzili berlambang Tahun Kuda Api. Dalam kepercayaan masyarakat Tionghoa, perpaduan Shio Kuda dan elemen api dipercaya melambangkan momentum perubahan, pergerakan dan mendorong kemajuan. “Kita berharap energi positif dari Tahun Kuda Api dapat membawa perubahan yang baik pada diri kita, dan semakin dapat memajukan Kota Denpasar,” ungkapnya. (pas)

Baca Juga :  Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Ny. Antari Jaya Negara Buka Posyandu Paripurna di Kecamatan Dentim
Shares: