Nasional

Hadiri Pentas Seni Bintang PAUD, Wabup Tjok Surya: Guru PAUD Harus Bangga Cetak Anak Hebat
Diterbitkan: 15 Januari 2026, 17:16

KLUNGKUNG, FORUMKEADILANBali.com – Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra mewakili Bupati Klungkung menghadiri Pentas Seni Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD se-Kabupaten Klungkung  digelar di Balai Budaya Ida I Dewa Agung Istri Kanya, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan gabungan organisasi Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Klungkung mengusung tema “Bintang PAUD (Bersama Inovasi dan Talenta Guru Pendidikan Anak Usia Dini)”.

Pentas seni ini digelar serangkaian perayaan Tahun Baru 2026 sekaligus sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD membangun generasi masa depan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah menampilkan kreativitas serta inovasi para guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak usia dini.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Klungkung Ny. Eva Satria, Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Klungkung Ketut Sujana, Ketua PGRI Kabupaten Klungkung, camat se-Kabupaten Klungkung, serta undangan terkait lainnya.

Bupati Klungkung dalam sambutannya dibacakan Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menyampaikan gapresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan PAUD telah berhasil menyelenggarakan kegiatan ini secara swadaya.

Wabup Tjok Surya mengungkapkan atas nama Pemerintah Kabupaten Klungkung menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidik, dan tenaga kependidikan, khususnya jenjang PAUD mampu menggelar Pentas Seni Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD se-Kabupaten Klungkung secara swadaya. ”Di tengah berbagai keterbatasan tidak memadamkan semangat terus menorehkan prestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional. Klungkung boleh kecil, namun prestasi tidak boleh kalah,” ujarnya

Ia menekankan pentingnya seorang pendidik memiliki suasana hati yang bahagia. Dengan hati bahagia, diharapkan para pendidik mampu menularkan energi positif kepada anak didik sehingga tercipta proses pembelajaran yang menyenangkan. Selain itu, pendidikan berbasis budaya juga akan terus didorong dan dioptimalkan sebagai bagian dari upaya pembentukan karakter anak sejak usia dini. Mengingat masyarakat Bali tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai adat dan budaya. (fkb/pas)

Baca Juga :  Pemprov Bali Gelar Persembahyangan Tumpek Krulut di Pura Gelap Besakih
Shares: