Nasional

HUT WHDI Ke-38 Kabupaten Bangli, Perkuat Peran Perempuan Mewujudkan Indonesia Emas
Diterbitkan: 13 Februari 2026, 18:37 | Diperbarui: 13 Februari 2026, 18:39

BANGLI, FORUMKEADILANBali.com – Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) di Ruang Rapat Bupati Bangli, Jumat (13/2/2026).

​Mengusung tema “Melalui HUT WHDI Kabupaten Bangli ke-38, Kita Tingkatkan Pemberdayaan Perempuan dalam Membentuk Keluarga Sehat dan Sejahtera Menuju Indonesia Emas”,. Acara ini menjadi momentum refleksi bagi peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah dan bangsa.

​Ketua WHDI Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar dalam sambutannya menekankan pemberdayaan perempuan bukan sekadar kesetaraan, melainkan fondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas. Perempuan dianggap sebagai tiang utama dalam keluarga bertanggung jawab memastikan kesehatan dan kesejahteraan anggota rumah tangga. ​”Perempuan Hindu di Bangli harus mampu beradaptasi dengan zaman tanpa meninggalkan akar budaya dan dharma. Keluarga yang sehat dan sejahtera kunci utama kita menuju visi Indonesia Emas 2045,” ujarnya di hadapan pengurus dan anggota WHDI.

​Semntara Penasehat WHDI Kabupaten Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus dan anggota WHDI Bangli. Organisasi ini bukan sekedar wadah berkumpul, melainkan wadah perjuangan perempuan Hindu untuk meningkatkan kualitas diri, keluarga, dan masyarakat.

​​Di usia semakin matang ini, Ny. Sriasih Sedana Arta menekankan tiga poin penting bagi seluruh anggota WHDI Bangli. ​Pertaman, wanita sebagai tiang keluarga di tengah arus modernisasi, perannya sebagai ibu dan istri sangat krusial. Jadilah sosok yang mampu menjaga keseimbangan antara menjalankan dharma agama (spiritual) dan dharma negara (sosial), tetap menjaga nilai-nilai luhur adat dan budaya Bali. Kedua, peningkatan kapasitas (upskilling), ia berharap WHDI tidak hanya fokus pada kegiatan rutin upakara, tetapi juga mulai merambah pada pemberdayaan ekonomi kreatif dan literasi digital. Wanita Bangli harus cerdas, mandiri secara ekonomi, dan melek teknologi. Ketiga. sinergi dengan program pemerintah, sebagai mitra pemerintah, ia mengajak WHDI untuk terus aktif dalam isu-isu sosial, seperti penurunan angka stunting, pelestarian lingkungan, dan perlindungan anak serta perempuan di Kabupaten Bangli.

Baca Juga :  Bupati Adi Arnawa Harap PGRI  Badung Tingkatkan Sinergitas, Wujudkan Masyarakat Berdaya Saing

​”​Mari kita jadikan momentum HUT ini ngrombo (bergotong royong) membangun Bangli. Jangan ada sekat di antara kita, jadikan WHDI sebagai rumah yang nyaman untuk bertukar pikiran dan saling menguatkan,’’ katanya.

​”Seorang wanita berdaya akan melahirkan keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat adalah pondasi bagi Bangli yang maju dan harmonis,” ungkapnya.

​Ny. Sriasih Sedana Arta mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-38 Wanita Hindu Dharma Indonesia. Teruslah berkarya, teruslah mengabdi demi kejayaan umat dan daerah kita tercinta. ​

Perayaan berlangsung hangat ini diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Semangat yang diusung sangat jelas: perempuan Bangli siap menjadi garda terdepan dalam mencetak SDM unggul yang sehat secara jasmani dan rohani.

​Melalui peringatan ke-38 ini, WHDI Bangli berharap seluruh anggotanya semakin solid dan inovatif dalam menjalankan program kerja yang berdampingan langsung dengan kebutuhan masyarakat bawah. (fkb/pas)

Shares: