DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – I Gede Hoga Wiratmaja asal Desa Kalibukbuk, Keecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng keluar sebagai juara I Sayembara Logo dan Maskot Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVII 2027 yang akan digelar di Buleleng pada September mendatang.
Pengumumam pemenang Sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII 2027tertuang dalam Surat Keputusan Nomor: 139 Tahun 2026 ditandatangani Ketua Umum KONI Bali, I Nyoman Giri Prasta, S.Sos., disampaikan Sekretaris Umum KONI Bali, Ir. Ketut Jagrasunu didampingi Wakil Ketua Umum I KONI Bali, DR. Drs. Maryoto Suberkti, M.For., AIFO; Kabid Pembinaan Prestasi KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka, S.E., dan Anggota Binpres DR. R. Ardy Ganggas, M.For., AIFO di ruang Rapat KONI Bali, Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan hasil penilaian, I Gede Hoga Wiratmaja berhasil meraih juara I dengan total nilai 473 mengantongi hadiah Rp10 juta sebelum dipotong pajak. Juara II direbut Made Dwi Mulyawan dari Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur nilai 424,45 mendapat hadiah Rp7,5 juta, dan juara III ditempati Komang Lanang Ramasemara dari Gelogor Carik, Denpasar Selatan nilai 393,55 menerima hadiah uang Rp juta. Sementara itu, harapan I diraih I Nyoman Maruta Gautama nilai 362,95, harapan II diduduki I Putu Sudharma Putra nilai 338,80, dan harapan III diperoleh Ida Bagus Gede Mahendra Vicaksana nilai 316,45 masing-masing menerima hadiah uang Rp2 juta.
Sekretaris Umum KONI Bali, Ketut Jagrasunu, menyampaikan sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII 2027 diikuti 53 peserta. Seluruh karya diseleksi secara ketat oleh tim juri independen berasal dari Universitas Udayana, ITB STIKOM, Undiksha, ISI Denpasar, Bali, dan unsur KONI Bali. ”Kami ingin Porprov Bali XVII tidak hanya milik insan olahraga, tetapi melibatkan masyarakat luas. Karena itu, kami menggelar sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII 2027 dengan merangkul seniman dan generasi muda,” ujar Jagrasunu, disela-sela pengumuman pemenang sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII.
Jagrasunu mengatakan, keputusan pemenang sepenuhnya diserahkan kepada dewan juri, karena ada beberapa kriteria khusus yang harus dipenuhi, seperti memasukkan unsur ikon khas Buleleng, Singa Ambara Raja, serta mencerminkan nilai budaya Bali.
Jagrasunu menambahkan sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII digagas KONI Bali merupakan pertama kalinya digelar secara besar-besaran. ”Saat Gianyar menjadi tuan rumah Porprov pernah ada sayembara, tetapi antusiasmenya generasi muda tidak seluar biasa sekarang,” ucapnya.
Semenyara itu, pemenang sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII 2027, I Gede Hoga Wiratmaja mengaku bangga memenang sayembara Logo dan Maskot Porprov Bali XVII. ”Saya sebelumnya sudah melakukan visual branding di daerah-daerah lain, namun Buleleng tidak saya sentuh. Ini saya mendapat kesempatan membuat visual branding untuk Buleleng,’’ ujar Hoga Wiratmaja.
Ia menjelaskan pembuatan logo Porprov Bali XVII terinpirasi dari Dinga Ambara Raja dan kearifan lokal. ”Saya membuat Logo Porprov Bali XVII 2027 dipadukan dengan budaya dan dimasukan sesuai ciri khas Buleleng, seperti EWayang Wong dari Tejakula. Selain itu, prinsip nyegara gunung ada pada logo Singa Ambara Raja tersebut. Namun secara visual berbentuk Singa Ambara Raja banyak elemen pendukung budaya yang ada di Buleleng tersebut.
Hoga Wiratmaja mengungkapkan dirinya awalnya ragu dengan logo Porprov Bali XVII 2027 ada unsur budaya dengan sport. ”Saya ingin menyatukan sportivitas dengan keluhuran budaya diambil dari tapel Topeng Wayang Wong Desa Tejakula. Sedangkan sportivitasnya diambil dari mendongaknya patung Singa Ambara Raja yang melambangkan di Buleleng ada 9 kecamatan,’’ paparnya. (pas)

