Nasional

Jelang Lomba Taman Telajakan, Pemkot Denpasar Perkuat Pembinaan Lokus dan Integrasikan dengan Posyandu 6 SPM
Diterbitkan: 27 Juli 2026, 17:18

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com – Langkah persiapan menghadapi lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar bersama perangkat daerah terkait melaksanakan pembinaan lokus (lokasi khusus) telajakan se-Kota Denpasar. Kegiatan sesi I dan II dilaksanakan di Kecamatan Denpasar Barat dan Denpasar Utara, Senin (27/7/2026).

Pembinaan diawali di lokus Perumahan Permata Hijau, Lingkungan Bhuana Desa, Kelurahan Padangsambian, Denpasar Barat. Selanjutnya, tim pembina mengunjungi Dusun Batukandik, Desa Padangsambian Kaja berlanjut di Banjar Dharma Santi, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara, dan berakhir di Banjar Cengkilung, Desa Peguyangan Kangin, Denpasar Utara.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Sagung Antari Jaya Negara, didampingi Sekretaris I TP Posyandu Kota Denpasar Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Sekretaris DPMD Kota Denpasar Agus Tresna Yasa, Camat Denpasar Barat Wayan Yusawara, Camat Denpasar Utara I Wayan Ariyanta, para perbekel/lurah serta jajaran terkait lainnya.

Ketua TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan melalui transformasi Posyandu dengan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), penataan telajakan memiliki keterkaitan erat dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. “Lingkungan yang bersih dan tertata akan mendukung aspek kesehatan, memperkuat kepedulian sosial, serta menghadirkan lingkungan nyaman dan aman seluruh masyarakat. Ini wujud implementasi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang kini tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi menyentuh seluruh dimensi pelayanan dasar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ny. Antari menjelaskan pembinaan lokus telajakan bukan sekadar persiapan menghadapi perlombaan, melainkan upaya membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan di tengah masyarakat. Menurutnya, telajakan merupakan wajah lingkungan mencerminkan nilai kepedulian, gotong royong, dan kearifan lokal Bali yang harus terus dilestarikan. “Kami berharap seluruh desa, kelurahan, banjar, kader Posyandu, kader PKK, serta seluruh masyarakat bergotong royong menjaga telajakan bersih dan sehat sebagai identitas Kota Denpasar. Semangat kebersamaan ini menjadi modal penting mewujudkan Denpasar sehat dan berbudaya sekaligus memperkuat kualitas pelayanan Posyandu 6 SPM yang hadir langsung dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Bandara I Gusti Ngurah Rai Raih Peringkat Enam Best Regional Airports in Asia 2025

Sementara itu, Sekretaris DPMD Kota Denpasar Agus Tresna Yasa, menjelaskan terdapat 10 lokus akan mewakili Kota Denpasar dalam lomba Taman Telajakan Tingkat Provinsi Bali bulan September 2026 mendatang. Penilaian lomba meliputi tiga indikator utama, yakni indikator pembinaan bobot 30 persen, indikator kesesuaian fungsi telajakan bobot 30 persen, dan indikator kebersihan dan keindahan bobot 40 persen.

Ia menambahkan, pembinaan akan berlanjut pada sesi III dan IV menyasar lokus di wilayah Denpasar Selatan dan Denpasar Timur. “Saya optimistis TP Posyandu Kota Denpasar mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat bergerak menata setiap ruang terbuka agar tertata. Kedepan seluruh wilayah yang masih memungkinkan memiliki ruang telajakan dapat tertata rapi dan bersih. Upaya membangun lingkungan bersih dan rapi bagian dari layanan posyandu 6 SPM,” ucapnya. (pas)

Shares: