Nasional

Kajati dan Kapolda Bali Ingatkan Ormas Preman Tak Ada Kebal Hukum, Dukung Penuh Gubernur Koster
Diterbitkan: 13 Mei 2025, 09:38 | Diperbarui: 13 Mei 2025, 09:39

DENPASAR, FORUMKEADILANBali.com –Gubernur Bali Wayan Koster melakukan gebrakan luar biasa dalam menyikapi organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berisikan aktivitas premanisme. Tepat Hari Purnama Jyesta, Senin (12/5/2025), Koster bersama Forkopimda mendeklarasikan ketegasan terhadap premanisme berselimut ormas.

Hadir dalam pernyataan tegas ini, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made mahaydnya, Pangdam IX/Udayana, Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Ketut Sumadana, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Komandan Korem 163/Wira Satya, dan Kepala Badan Intelijen Negara Daerah Bali.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali, Ketut Sumedana mendukung penuh sikap tegas Gubernur Koster dan Forkopimda Bali. Mantan Kapuspenkum Kejagung RI ini mengatakan siap menjaga keamanan dan kenyamanan Bali sebagai pusat pariwisata dunia. Mantan penyidik KPK RI ini menyampaikan tak ada yang kebal di mata hukum. Bali episentrum pariwisata dunia di Indonesia harus dijaga keamanan dan kenyamanannya. ”Kami penegak hukum mendukung penuh apa yang kita lakukan dalam deklarasi Gubernur Koster dan Forkopimda menyikapi ormas di Bali,” kata Sumedana dilansir dari akun instagramnya, Senin (12/5).

”Bali harus aman dan nyaman ditinggali dan dikunjungi, menyikapi keberadaan ormas yang meresahkan melakukan aksi-aksi premanisme, kriminalitas dan melakukan pelanggaran hukum,” tambahnya.

Sumedana mengatakan, siapapun yang melakukan tindakan anarkis, premanisme menyebabkan melanggar hukum, akan berhadapan dengan penegak hukum. ”Tidak ada yang kebal hukum, kami akan tindak tegas,” katanya.

Sumedana menyampaikan Bali tetap tetap ajeg dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Ia tak ingin ada tindakan premanisme berkedok ormas yang mengusik tatanan kedamaian Bali. ”Menjaga keajegan Bali, kedamaian, dan menjaga Bali tetap aman dan nyaman dikunjungi,” ucapnya.

Dukungan penuh juga disampaikan Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya hadir langsung dalam pernyataan sikap bersama Gubernur Koster dan Forkopimda.

Baca Juga :  HUT Ke-38 WHDI Provinsi Bali, Badung Raih Juara I Lomba Kidung dan Dharma Wacana

Kapolda irjen Danil Adityajaya menegaskan, siap membubarkan jika terjadi tindakan anarkis dan premanisme dari perkumpulan yang menimbulkan kerugian dan keributan di masyarakat. ”Sesuai tugas pokok kami menjaga kamtibmas dan pengayom masyarakat apabila terjadi gesekan- gesekan dan pelanggaran pidana akan diproses tegas sesuai hukum pidana. Bila terjadi hal-hal lain perlu penanganan lain seperti halnya terjadi perkumpulan-perkumpulan yang menimbulkan kerugian juga keributan akan dibubarkan sesuai ketentuan di undang-undang,” tegas Kapolda Bali. (fkb/pas)

Shares: